FAJAR, MAKASSAR – Aliansi Organisasi Daerah (Organda) Universitas Muslim Indonesia (UMI) bakal menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati tiga dekade AMARAH UMI.
Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, di depan Kampus UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Hal itu tertuang dalam surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada Kapolsek Panakkukang.
Dalam surat tersebut, pihak aliansi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penyaluran aspirasi mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang berkembang, baik di lingkungan kampus maupun secara nasional.
Aksi dijadwalkan dimulai pukul 14.00 Wita hingga selesai, dengan estimasi massa mencapai sekitar 1.000 orang yang berasal dari berbagai elemen organisasi daerah se-UMI.
Dalam agenda aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan penting.
Di antaranya, penolakan terhadap keberadaan dan aktivitas aparat dalam lingkup kampus, serta sikap tegas terhadap budaya impunitas dalam penanganan kasus yang mencuat di lingkungan akademik.
Selain itu, massa aksi juga mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mengambil langkah konkret terkait berbagai persoalan nasional yang dinilai belum terselesaikan.
Tak hanya itu, pihak kampus UMI juga didorong untuk bersikap transparan dalam menangani setiap kasus yang terjadi di lingkungan internal.
Tuntutan lainnya adalah penolakan terhadap penertiban titik kumpul organisasi, baik internal maupun eksternal kampus, yang dianggap dapat membatasi ruang gerak mahasiswa dalam berorganisasi.
Aliansi Organda UMI menegaskan bahwa aksi ini akan dilaksanakan secara tertib dan damai, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akademik serta etika.
“Ini adalah bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa secara terbuka dan bertanggung jawab,” demikian tertulis dalam surat pemberitahuan tersebut.
Aksi ini diprediksi akan menjadi salah satu konsolidasi besar mahasiswa UMI, mengingat jumlah massa yang terlibat cukup signifikan.





