Transaksi Gadai Meningkat Pasca Lebaran, Masyarakat Ambalawi Bima Manfaatkan Emas sebagai Sumber Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Periode pasca Idul Fitri 1447 H menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam mengelola kembali kondisi keuangan setelah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran. 

PT Pegadaian Cabang Bima mencatat adanya lonjakan signifikan pada transaksi gadai di berbagai wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima khususnya diwilayah PT Pegadaian UPC Ambalawi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin cerdas dalam memanfaatkan aset yang dimiliki, khususnya emas, sebagai sumber likuiditas jangka pendek tanpa harus menjualnya. 

Tren ini menjadi indikasi meningkatnya literasi keuangan serta perubahan perilaku dalam pengelolaan keuangan pasca Lebaran.

Transaksi Gadai Meningkat Pasca Lebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas sebagai Sumber Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset
Sumber :
  • Istimewa

Berdasarkan data internal Pegadaian hingga akhir April 2026, terjadi peningkatan transaksi gadai yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelum Lebaran. 

Mayoritas transaksi didominasi oleh gadai emas perhiasan, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pasca hari raya seperti biaya pendidikan, modal usaha, hingga kebutuhan rumah tangga.

Peningkatan ini mencerminkan bahwa emas tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai aset likuid yang dapat dimanfaatkan secara fleksibel saat dibutuhkan.

“Pasca Lebaran, kebutuhan likuiditas masyarakat cenderung meningkat. Namun yang menarik, masyarakat kini lebih memilih menggadaikan emas dibandingkan menjualnya terutama di Pegadaian UPC Ambalawi. Ini menunjukkan kesadaran bahwa emas tetap dipertahankan sebagai aset jangka panjang,” ujar Deputy Bisnis Area Pegadaian Bima dan Pegadaian Sumbawa, Mustofa.

“Pegadaian UPC Ambalawi mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan sebesar 21,65% secara Year to Date. Sedangkan secara Area, Pegadaian Bima dan Pulau Sumbawa sendiri tumbuh sebesar 23,68%”, tambah Mustofa.

Pegadaian menghadirkan solusi melalui berbagai produk gadai yang cepat, aman, dan transparan. Proses yang mudah serta pencairan dana yang cepat menjadi alasan utama masyarakat memilih layanan gadai Pegadaian sebagai solusi keuangan.

Selain itu, program Gadai Bebas Bunga yang diperpanjang hingga akhir April 2026 turut menjadi daya tarik tersendiri. 

Melalui program ini, nasabah dapat memperoleh pinjaman dengan biaya sewa modal 0%, sehingga beban finansial menjadi lebih ringan di tengah fase pemulihan keuangan pasca Lebaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Klarifikasi Polemik Jokowi-Jusuf Kalla, dari Ceramah hingga Ijazah | ROSI
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Mercedes-Benz Amankan Kontrak Baterai EV Rp115,5 Triliun dari Samsung SDI
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Tasya Farasya Bongkar Titik Terendah Hidupnya, 14 Tahun Kepercayaan Hancur dan Kehilangan Arah
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Petani di Garis Depan Krisis Iklim
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Prediksi BRI Super League Persijap Vs PSBS: Badai Pasifik Makin Tak Berkutik, Laskar Kalinyamat Siap Melesat
• 12 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.