jpnn.com, JAKARTA - PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) meluncurkan portal digital "Sido HerbalPedia" dan asisten pintar berbasis kecerdasan buatan (AI), "SiHerbie".
Inovasi ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya mendigitalkan kekayaan tanaman herbal Indonesia, sekaligus menjadi rangkaian awal peringatan hari jadi perusahaan yang ke-75 tahun.
BACA JUGA: Irwan Hidayat Bakal Kembali Menjabat Jadi Dirut Sido Muncul, Siapkan Transisi Generasi Keempat
Peluncuran yang digelar di Jakarta pada Kamis (23/4/2026) ini digagas langsung oleh Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat.
Didampingi jajaran direksi dan dewan komisaris lainnya, serta seluruh tim penyusun. Adapun tim penyusun Sido HerbalPedia yang hadir turut diwakili oleh Prof. Dr. Fathur Rokhman, Dr. dr. Neni Susilaningsih, serta apt. Wahyu Widayani.
BACA JUGA: Sido Muncul Menyantuni 1.000 Kaum Duafa, Total Bantuan Rp200 Juta
Kehadiran platform ini bertujuan untuk menyediakan rujukan informasi kesehatan yang terpercaya, berbasis penelitian ilmiah, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Irwan Hidayat menyadari literasi masyarakat mengenai manfaat klinis tanaman herbal masih perlu ditingkatkan.
BACA JUGA: Bea Cukai Memperkuat Asistensi dan Monitoring Perusahaan MITA di Sidoarjo & Subang
Oleh karena itu, Sido Muncul mengambil langkah proaktif dengan merangkum berbagai hasil penelitian ilmiah dan literatur review ke dalam satu wadah digital yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Dengan memahami latar belakang ilmiah di balik setiap tanaman herbal, masyarakat diharapkan dapat mengintegrasikan dan memanfaatkan potensi obat herbal ke dalam gaya hidup modern secara aman dan efektif,” ujar Irwan Hidayat di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (23/4).
Irwan menambahkan inisiatif ini bertujuan untuk mendidik masyarakat agar memahami jamu atau produk herbal bukan sekadar tradisi turun-temurun tanpa dasar.
Sido Muncul ingin membuktikan efikasi produk mereka memiliki landasan medis yang kuat melalui penelitian berbasis literatur review.
Salah satu keunggulan utama Sido HerbalPedia yang dapat diakses melalui situs website resmi https://sidoherbalpedia.com/ yakni pendekatannya yang bersifat holistik.
Berbeda dengan pendekatan simtomatis yang umumnya hanya fokus pada gejala penyakit, portal ini mengedukasi masyarakat untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh melalui gaya hidup sehat dan pencegahan.
"Jadi, kalau orang itu sakit sesuatu, kami rekomendasinya itu mengajarkan mereka untuk melakukan hal lain bukan cuman minum jamu ya. Seperti saya, saya melakukan olahraga Orhiba, makannya yang sehat, melakukan puasa, kemudian jangan stres," katanya lagi.
Platform tersebut dilengkapi dengan tiga fitur unggulan yang dirancang untuk kebutuhan masyarakat modern.
Direktur Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat menjelaskan platform ini merangkum pengetahuan mendalam mengenai tanaman obat dari sisi sains, sekaligus menyediakan ekosistem kesehatan terpadu.
“Kami juga menyediakan holistic healthcare. Jadi, kami adalah tim yang terdiri dari dokter, dokter herbal, ahli gizi, psikolog, dan lain-lain, yang dapat memberikan jawaban atas pertanyaan dari masyarakat. Tentu saja seputar kesehatan, ya," kata Maria.
Maria menambahkan bagi pengguna yang menginginkan jawaban cepat dan instan, Sido Muncul juga menghadirkan fitur SiHerbie.
Fitur asisten pintar tersebut memudahkan masyarakat untuk berkonsultasi mengenai kesehatan secara harian melalui interaksi langsung di dalam platform.
"SiHerbie ini berteknologi AI dan kita bisa menanyakan secara langsung tentang itu tadi sama kesehatan dan herbal tadi sudah dicoba kan,” tuturnya.
Meski fokus utama portal ini sebagai pusat informasi dan edukasi penelitian, Maria menyebutkan pihaknya tetap memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin memperoleh produk secara langsung.
Terdapat tautan khusus yang mengintegrasikan edukasi tersebut dengan kanal pembelian resmi perusahaan.
“Ada, ada link-nya tetapi jadi di bawah dari website itu ada link ke Sido Muncul Store memang, tetapi sebetulnya semangatnya dari Sido Herbalpedia ini adalah menjadi pusat informasi herbalnya, kumpulan jurnal-jurnal apa kumpulan informasi yang berbasis jurnal penelitian,” imbuh Maria.
Peluncuran Sido HerbalPedia di kantor Sido Muncul. Foto: Romaida/jpnn.com
Sejalan dengan visi perusahaan, Komisaris Independen Sido Muncul, Dr. dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT, menekankan pentingnya pergeseran paradigma kesehatan ke arah preventif-promotif.
Menurutnya, portal ini sangat relevan untuk mendukung paradigma sehat di mana masyarakat diajak menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri.
“Jadi, apa yang sekarang dibuat Sido Muncul dalam rangka edukasi dalam upaya mendukung preventif-promotifnya itu, sehingga menjaga kesehatan lebih baik daripada menunggu sakit, dan ini mendukung program pemerintah sebenarnya untuk paradigma sehat ya,” kata Adib.
Adib juga menekankan kehadiran literatur review yang mendalam di Sido HerbalPedia mempertegas produk Sido Muncul tidak terlepas dari proses saintifikasi.
Dasar ilmiah inilah yang diharapkan memberikan keyakinan lebih bagi konsumen, maupun kalangan medis profesional dalam menggunakan bahan baku alam.
“Kalau umpamanya saya harus makan kunyit, saya harus makan sambiloto, saya harus mencari temulawak dan sebagainya itu ada dasar ilmiah yang ini yang mempertegas,” katanya lagi.
Untuk menjamin validitas dan kredibilitas informasi, Sido Muncul menggandeng akademisi profesional dalam mengolah data.
Perwakilan tim penyusun Sido HerbalPedia serta Guru Besar Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, mengungkapkan pihaknya melakukan verifikasi ketat terhadap setiap sumber literatur yang digunakan.
"Jurnal-jurnalnya kami cek, apakah juga penelitiannya itu valid ya? Ternyata betul ya dari satu-satu jurnal yang disitasi dalam daftar pustaka di buku itu semuanya valid," ujar Fathur.
Fathur menilai gagasan menyatukan pengobatan herbal dengan data klinis menjadi langkah tepat untuk menjaga warisan berharga dari Indonesia untuk dunia.
"Gagasannya besar yang bisa dipadukan. Sehat itu bisa melalui jalan kimia bisa melalui jalan herbal. Kalau itu dipadukan menjadi hal yang luar biasa dan ini menjadi suatu gagasan yang mudah-mudahan menjadi warisan ya dari Indonesia kepada dunia gitu,” imbuhnya. (mcr31/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Salurkan Bantuan Rp 200 Juta untuk 1.000 Anak Yatim, Direktur Sido Muncul Beri Pesan Menyentuh
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




