Hilirisasi Sumbang Hampir 30 Persen Investasi Kuartal I 2026

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Investasi berbasis hilirisasi menjadi penopang utama realisasi investasi nasional pada awal 2026. Nilainya mencapai Rp147,5 triliun atau hampir sepertiga dari total investasi.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, kontribusi hilirisasi mencapai 29,6 persen dari total realisasi investasi kuartal I 2026 sebesar Rp498,8 triliun.

Baca Juga
  • Kutim Tingkatkan Hilirisasi Sawit untuk Ketahanan Energi Nasional
  • Dukung Ketahanan Pangan dan Energi, PTPN III Kembangkan Hilirisasi Ubi Kayu
  • Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

“Kontribusi dari realisasi yang berhubungan dengan hilirisasi itu cukup signifikan mencapai 29,6 persen di kuartal pertama ini,” kata Rosan saat konferensi pers Realisasi investasi Kuartal I 2026 dan Implementasi KBLI 2025 di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Rosan mengatakan, nilai investasi hilirisasi tersebut meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp136,3 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan penguatan sektor hilirisasi dalam struktur investasi nasional.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kontribusi terbesar datang dari sektor mineral sebesar Rp98,3 triliun. Disusul sektor perkebunan dan kehutanan Rp29,8 triliun, minyak dan gas bumi Rp17,7 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp1,7 triliun.

Rosan mengatakan sektor perikanan berpotensi tumbuh pada semester berikutnya. Sejumlah investasi di komoditas garam, rumput laut, dan tilapia disebut mulai berjalan.

“Kita melihat perikanan dan kelautan ini mungkin di dalam semester berikutnya bisa meningkat. Saya mendapatkan informasi akan ada investasi di bidang garam, rumput laut, dan ikan tilapia ini sudah mulai akan berjalan pada semester depan,” kata Rosan.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fusi Partai sebagai Alarm Otoritarianisme: Pelajaran 1973 dan Political Block
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Tetap Syuting Meski Sakit, Nicole Kidman Dilarikan ke Rumah Sakit
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Aktivitas Seru yang Wajib Diikuti di Festival Anime
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
WN Italia Ngamuk Saat Ditilang di Bali, Kini Diserahkan ke Imigrasi
• 1 jam laludetik.com
thumb
Kris Dayanti Tampil Anggun Hadiri Pengajian dan Siraman Syifa Hadju Jelang Pernikahan
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.