Jakarta, tvOnenews.com - Link live streaming grand final Proliga 2026, Jumat (24/4/2026) bisa Anda lihat di akhir artikel.
Dua pertandingan laga bigmatch partai puncak akan tersaji hari ini di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
- instagram JPEVolley
Pertandingan akan dibuka dengan grand final sektor putri antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Berstatus sebagai juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri dan kawan-kawan kembali jadi favorit tahun ini.
Pada edisi 2025 lalu, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara usai mengalahkan Popsivo Polwan di partai puncak.
Selain itu, JPE juga tercatat selalu menang menghadapi Gresik Phonska sepanjang babak Final Four Proliga 2026 kemarin.
Namun demikian, Gresik Phonska juga jelas bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
Pasukan Alessandro Lodi juga punya pencapaian cukup baik dengan merebut juara ketiga di Proliga 2025.
Beralih ke sektor putra, partai grand final Proliga 2026 akan mempertemukan dua tim kuat Jakarta LavAni melawan Jakarta Bhayangkara Presisi.
- PBVSI
Duel ulangan final tahun lalu diprediksi akan berlangsung ketat kali ini.
Jakarta Bhayangkara Presisi yang merupakan juara tahun lalu justru kurang diunggulkan untuk menjadi yang terbaik pada edisi kali ini.
Melihat dari penampilan di babak final four kemarin, Jakarta LavAni memang tampil lebih mengesankan.
Klub milik mantan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyapu bersih pertandingan di babak final four Proliga 2026.
Pencapaian tersebut sekaligus membawa Dimas Saputra dan rekan-rekan menjadi juara di putaran pertama dan kedua Final Four Proliga 2026 kemarin.
Berkat penampilan impresif mereka, Jakarta LavAni bahkan menjadi pilihan pertama berdasarkan polling penggemar untuk menjadi juara tahun ini.
Polling yang digelar melalui situs resmi Proliga menempatkan LavAni di posisi teratas dengan 1,09 ribu suara atau sekitar 60 persen.
Sementara itu, Jakarta Bhayangkara Presisi berada di peringkat kedua dengan 533 suara (30 persen), diikuti Surabaya Samator (6 persen) dan Jakarta Garuda Jaya (4 persen).




