Jemaah haji Indonesia akan menjalankan ibadah salat Jumat pertama di Masjid Nabawi Madinah pada masa operasional haji tahun 2026, Jumat (24/4).
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Khalilurrahman mengingatkan kepada jemaah haji Indonesia untuk melindungi diri dari cuaca panas saat hendak menuju Masjid Nabawi untuk ibadah salat jumat.
“Jangan lupa membawa alat pelindung diri, baik itu payung, kemudian masker, kemudian membawa semprotan, membawa minuman, dan sandal,” ucapnya, Kamis (23/4).
Khalilurrahman mengatakan, sebagai antisipasi sandal yang tertinggal atau lupa meletakkannya, para jemaah haji Indonesia diminta untuk tidak menyimpan sandal di loker penyimpanan.
“Sandal supaya dimasukkan dalam kantong plastik, kemudian dimasukkan dalam tas dan dibawa, jangan ditinggal karena pintu masuk Masjid Nabawi jumlahnya banyak. Potensi jemaah lupa meletakkan sandalnya,” katanya.
Ia menyampaikan permasalahan sandal yang lupa akan menjadi masalah kesehatan karena cuaca siang hari panas, dikhawatirkan kaki jemaah akan melepuh karena terik matahari yang membuat lantai pelataran Masjid Nabawi menjadi panas.
“Jika ternyata memang jemaah lupa menempatkan sandalnya, supaya tidak keluar dari area Masjid Nabawi, cari petugas, nanti petugas di area Masjid Nabawi sudah punya stok sandal,” kata dia.
Selain itu Khalilurrahman juga mengajak jemaah haji Indonesia bisa berangkat jauh lebih awal ke Masjid Nabawi agar dapat tempat salat yang di dalam Masjid Nabawi.
“Karena Masjid Nabawi itu pukul 11 sudah penuh. Jadi bagi jemaah yang akan melakukan salat di Masjid Nabawi, himbauan kami berangkat mungkin sekitar jam 10 atau 10.30,” kata Kadaker Madinah.
Ia juga meminta kepada para jemaah haji agar dapat bergerak secara berkelompok saat ingin salat jumat di Masjid Nabawi dan selalu membawa identitas diri seperti kartu nusuk dan kartu hotel.
“Jangan lupa untuk ketika ke masjid jangan sendiri-sendiri, upayakan beregu 10 orang supaya nanti ketika mereka keluar tidak lupa hotelnya, ada yang membantu,” pintanya.
Terakhir, ia meminta kepada para jemaah haji Indonesia untuk tidak sungkan meminta bantuan kepada petugas haji yang ada di lapangan dengan menggunakan seragam petugas haji.
“Jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada petugas. Banyak petugas yang menggunakan seragam seperti ini. Jadi jangan sungkan untuk minta bantuan kepada petugas,” tandasnya.
Jemaah haji dari berbagai negara secara bergelombang memasuki Madinah sejak 18 April. Adapun jemaah Indonesia mulai mendarat pada 22 April.





