Ketua DPP Bidang Politik PSI Bestari Barus menanggapi usulan Partai NasDem terkait adanya ambang batas parlemen (parliamentary threshold) DPRD di tingkat provinsi, kabupaten atau kota. PSI menilai mungkin saja ada niat terselubung dari NasDem untuk partai tertentu.
"Artinya begini, bahwa sekedar usulan sih sebagai satu wacana, itu sah-sah sajalah, orang namanya usul, kan gitu. Namun pasti para pihak dalam hal ini partai politik yang sudah ada di DPRD itu tentu akan berhitung baik-baik," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
Bestari menilai ada niat terselubung dari NasDem untuk menyingkirkan partai politik yang lain. Bestari menyoroti suara rakyat yang akan hilang nantinya jika hal itu diterapkan.
"Kemungkinan besar bahwa ada niat-niat terselubung kalau seperti itu, untuk menyingkirkan sesama kontestan ya, untuk kembali berada pada posisi keterwakilan," ujar Bestari.
"Kita kemarin banyak bersuara tentang alangkah sayangnya ketika ada satu dua figur yang berada di partai politik yang kemudian membawa aspirasi masyarakat di wilayah di mana dia dicalonkan karena tidak lolos threshold itu, justru akhirnya masyarakat menjadi tidak terwakili gitu. Apakah ini yang disukai oleh NasDem gitu loh," tambahnya.
Selain itu, Bestari menegaskan jika usulan ambang batas DPRD sekadar wacana, maka hal tersebut wajar. Kendati demikian, Bestari meminta masyarakat untuk mewaspadai usulan yang muncul ke publik baru-baru ini.
(dwr/rfs)





