PT Hua Yan New Energy dan PT Andalan Sakti Inti sepakat membatalkan negosiasi atas pengambilalihan saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk atau Ansa Land (ASPI).
IDXChannel - PT Hua Yan New Energy dan PT Andalan Sakti Inti sepakat membatalkan negosiasi atas pengambilalihan saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk atau Ansa Land (ASPI).
Sebelumnya, Hua Yan tertarik mengakuisisi sekitar 350 juta saham atau setara 51,18 persen saham Ansa Land. Rencana tersebut diumumkan pada awal Desember 2025.
"Pembatalan tahap negosiasi ini merupakan keputusan bisnis dari kedua pihak," kata Direktur Utama PT Andalan Sakti Inti sekaligus Ansa Land, Suwandi Notopradono dalam pengumuman, Jumat (24/4/2026).
Keputusan pembatalan negosiasi tersebut diumumkan oleh PT Andalan Sakti Inti selaku pemilik Ansa Land. Perusahaan juga mengimbau kepada calon pihak pembeli untuk mengumumkan hal serupa sesuai aturan yang berlaku.
Jika tidak ada respons, maka pembatalan ini dianggap efektif dan final. Dengan pembatalan ini, maka PT Andalan Sakti Inti tetap menjadi pengendali Ansa Land dengan porsi 51,18 persen saham.
Sebelumnya pada akhir 2025, Hua Yuan New Energy (HYNEI) mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Ansa Land sebagai pengendali baru.
"Tujuan pengendalian untuk investasi dan pengembangan bisnis calon pengendali baru di Indonesia," kata Direktur Utama Hua Yuan New Energy, Yang Chuan.
HYNEI dimiliki PT Harum Abadi Indonesia dan PT Longsheng Investama Indonesia dengan porsi saham 50:50. Penerima manfaat akhir alias Ultimate Beneficial Owner dari HYNEI adalah Yang Chuan dan Huang Yeping.
(Rahmat Fiansyah)





