EtIndonesia. Terjadi insiden penyerangan acak dengan senjata tajam di Zhongyuan Leisure Plaza, Kabupaten Boluo, Kota Huizhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok pada 22 April 2026 pagi.
Menurut keterangan warga setempat, seorang pria menusuk lima orang secara beruntun, menyebabkan satu orang tewas dan empat lainnya mengalami luka berat.
Reporter mengkonfirmasi kejadian ini melalui warga lokal. Disebutkan bahwa pihak berwenang menutup informasi terkait, sehingga hampir tidak ada berita yang bisa ditemukan secara online, kecuali beberapa diskusi di kolom komentar.
Seorang pelajar setempat, Xiaoyan (nama samaran), mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 pagi. Kakak dari temannya kebetulan melewati lokasi saat dalam perjalanan kerja dan menyaksikan kejadian tersebut.
“Ada empat atau lima orang yang diserang, satu atau dua orang meninggal. Pelaku melarikan diri dengan sepeda motor,” katanya.
Sumber lain juga mengungkapkan bahwa pelaku menusuk lima orang, satu tewas dan empat luka berat, sementara kondisi korban luka belum diketahui pasti. Setelah melakukan penyerangan, pelaku dengan santai melarikan diri menggunakan sepeda motor. Hingga kini belum jelas apakah pelaku telah ditangkap, karena otoritas setempat segera menutup lokasi kejadian dan dengan cepat menghapus video-video yang direkam warga.
Seorang pelajar lain, Fang Yong (nama samaran), juga membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan salah satu temannya tinggal dekat lokasi, dan karena belum ada kepastian apakah pelaku sudah ditangkap, temannya merasa takut dan tidak berani keluar rumah.
Seorang netizen menyebut: “Seorang lansia tewas, dua wanita dan satu pria juga menjadi korban, ada yang mengalami putus tangan dan kaki.”
Dalam tangkapan layar percakapan online, disebutkan bahwa pelaku adalah pria bertubuh sedang dengan tinggi sekitar 175–180 cm, mengenakan kaos hitam, dan membawa tas kain hitam (diduga berisi senjata). Ia menyerang beberapa orang yang sedang beraktivitas di taman, lalu segera melarikan diri dengan ojek motor.
Video yang beredar menunjukkan seorang pria tergeletak tidak bergerak. Seorang wanita lansia mengalami luka parah di leher, darah mengalir deras, sempat kejang di tanah, lalu duduk sebentar sebelum kembali terjatuh dan tidak bergerak.
Saat ini, jalan-jalan di sekitar lokasi telah ditutup oleh polisi.
Mengenai motif pelaku, Xiaoyan mengatakan: “Sepertinya karena kalah berjudi, emosinya tidak stabil.”
Fang Yong menambahkan: “Ada yang bilang karena kalah main kartu, ada juga yang menyebut alasan lain. Kemungkinan besar pelaku adalah orang dengan kondisi mental tidak stabil dan temperamen buruk, sehingga melakukan tindakan ekstrem.”
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa hari sebelumnya, insiden serupa terjadi di depan sebuah hotel di Boluo, di mana pelaku sudah ditangkap. Disebutkan pelaku baru keluar dari penjara dan melakukan aksi balas dendam terhadap masyarakat, melukai empat orang. Namun, meski kata kunci terkait dapat ditemukan di platform video, rekaman kejadian tersebut telah dihapus.
Dipublikasikan ulang dari epochtimes.com





