Transaksi BukuAgen Bikin Ozmet Kios Warga Tamangapa Makassar Meningkat Drastis

terkini.id
2 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Tujuh tahun membuka kios, di Bilangan Jalan Tamangapa, Makassar Rahmat sukses meraup untung besar. Pemicunya adalah transaksi-transaksi melalui fasilitas EDC untuk tarik tunai, topup e-wallet dan pembayaran lain menggunakan mesin EDC BukuPay.

“Awalnya jualan biasa, buka kios campuran di depan rumah mertua. Terus ada yang tawari fasilitas EDC dari BukuWarung. Ternyata omzetnya tumbuh pesat,” jelas Rahmat saat ditemui di Kiosnya, Kamis 23 April 2026.

Seiring berjalannya waktu, kehadiran layanan transaksi digital di kiosnya menjadi magnet baru bagi warga sekitar. Masyarakat tidak perlu lagi antre di ATM atau pergi jauh untuk sekadar melakukan transaksi keuangan harian. Di kios Rahmat, warga bisa melakukan berbagai kebutuhan seperti pembelian token listrik, pembayaran PDAM, isi ulang pulsa, hingga top up dompet digital dan saldo driver ojek online seperti Maxim dan Grab.

Pria berusia 39 tahun ini kemudian mengembangkan usahanya dengan menghadirkan layanan Buku Agen atau yang dikenal sebagai mini ATM. Langkah tersebut terbukti menjadi titik balik peningkatan omzet kiosnya secara signifikan.

“Sudah tujuh tahun saya buka kios campuran, tiga tahun terakhir tambah layanan buku agen. Cukup untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Awalnya, layanan tersebut hanya berbasis aplikasi. Namun sejak 2023, Rahmat mulai menggunakan mesin EDC khusus yang membuat proses transaksi menjadi lebih cepat dan praktis, baik bagi dirinya maupun pelanggan.

Dalam sehari, Rahmat mampu melayani sekitar 20 hingga 30 transaksi dari warga sekitar. Tingginya aktivitas transaksi ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan kiosnya.

“Alhamdulillah, transaksi makin banyak, penghasilan naik. Rata-rata bersih per bulan Rp5 juta, khusus di bukupay – buku agen ini,” ungkapnya.

Berkat peningkatan penghasilan tersebut, Rahmat bahkan mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya. Ia mengaku bisa menyekolahkan anaknya hingga ke luar negeri, tepatnya di SMA Al Azhar Mesir. Tidak hanya itu, ia juga mulai merencanakan ekspansi usaha dengan membuka kios baru jika modal tambahan tersedia.

Sementara itu, Brand and Community Manager BukuWarung, Riyan Prayugo, menjelaskan bahwa layanan Buku Agen pertama kali diluncurkan pada 2021 sebagai pelengkap aplikasi BukuWarung yang sudah hadir sejak 2019.

Menurutnya, tidak ada persyaratan rumit untuk menjadi agen. Calon pengguna cukup membeli perangkat melalui berbagai kanal resmi, termasuk website, aplikasi, hingga marketplace.

“Buku Agen tidak ada syarat khusus. Bisa langsung dibeli dan jadi milik sendiri. Tidak ada target transaksi tertentu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa tidak ada kewajiban setoran awal dari perusahaan. Modal sepenuhnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing agen, terutama untuk kebutuhan saldo transaksi.

Saat ini, jumlah agen BukuWarung di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 250 ribu, dengan sekitar 30 persen berada di wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi.

“Sulawesi menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi merchant yang cukup besar. Selain fleksibel, agen juga mendapat cashback yang cukup besar, sehingga menarik bagi pelaku UMKM,” pungkas Riyan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Muktamar ke-35, NU Harus Mandiri dan Tidak Bergantung kepada Eksternal
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Waspadai Gelombang Tinggi 4 Meter pada 24-27 April 2026
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Dulu Koas Kedokteran Gigi, Kini Jadi Ratu Beauty, Tasya Farasya Bongkar Perjalanan Tak Terduga Jadi Top Influencer
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Minat Baca Warga Sumut Meningkat, Pemprov Perkuat Program Literasi
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Aditya Zoni Kaget dan Kecewa Ammar Divonis 7 Tahun Penjara
• 6 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.