Menlu Lebanon Tegaskan Perundingan dengan Israel Bukan Aib, Kritik Hizbullah

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Kendaraan tempur dan buldoser militer Israel yang melintas di wilayah selatan Lebanon, 15 April 2026. (Sumber: Ariel Schalit/Associated Press)

BEIRUT, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Ragi menegaskan perundingan langsung dengan Israel bukanlah aib bagi negaranya. Ragi menilai kesediaan Lebanon terlibat negosiasi sebatas untuk mengakhiri perang dan mengembalikan wilayah yang diduduki Israel.

Hal tersebut disampaikan Youssef Ragi usai perundingan kedua antara delegasi Lebanon dan Israel di Washington, Amerika Serikat (AS), Kamis (23/4/2026). Presiden AS Donald Trump menyatakan Lebanon dan Israel sepakat memperpanjang gencatan senjata selam tiga pekan.

"Ini bukan berarti kami menyerah sebagaimaa yang digambarkan sejumlah pihak, tetapi ini adalah alat untuk mempertahankan kepentingan nasional," kata Youssef Ragi kepada Asharq Al-Awsat via Al Jazeera, Jumat (24/4/2026).

"(Lebanon) bukanlah bawahan dari siapa pun dan jelas bukanlah kartu di tangan-tangan poros mana pun."

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel dan Lebanon Diperpanjang 3 Minggu, Ini Reaksi Kedua Negara

Lebih lanjut, Menlu Lebanon itu mengkritik Hizbullah yang bersikap kontra terhadap perundingan Lebanon-Israel. Ragi menuduh Hizbullah "berjudi" dengan nasib masyarakat yang terdampak konflik di Lebanon.

"Mereka berjudi dengan nasib desa-desa dan warga yang melayani tujuan serta agenda yang tidak terkait kepentingan nasional atau nasib masyarakat yang menderita di selatan," kata Ragi.

Perundingan langsung Lebanon dan Israel yang telah berlangsung dua kali menuai polemik di dalam negeri Lebanon. Masyarakat di daerah yang menjadi basis Hizbullah memprotes keputusan pemerintah berunding dengan Israel.

Sebelum perundingan pertama pada awal April lalu, ratusan simpatisan Hizbullah dilaporkan berdemonstrasi di Beirut untuk menentang perundingan dengan Israel.

Adapun perundingan kedua Lebanon dan Israel di Washington, Kamis (23/4), menghasilkan perpanjangan gencatan selama tiga pekan. Presiden AS Donald Trump mengatakan, selama periode gencatan senjata, pihaknya akan memberi bantuan kepada pemerintah Lebanon untuk menghadapi Hizbullah.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • perundingan israel lebanon
  • hizbullah
  • lebanon
  • serangan israel ke lebanon
  • israel
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjualan Otomotif Awal Tahun Dorong Kenaikan Premi Asuransi Kendaraan Bermotor
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Ansa Land (ASPI) Sebut Hua Yuan New Energy Batal Jadi Pengendali Baru
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Panitia Muscab PPP Makassar Konsolidasi Bersama Kader, PAC Dorong Nama Akbar Yusuf
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Sempat Diwarnai Serangan, Israel-Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata
• 19 jam laludetik.com
thumb
Tetap Syuting Meski Sakit, Nicole Kidman Dilarikan ke Rumah Sakit
• 11 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.