Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Sumbawa Panen Jagung 15 Hektare

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Riadatussholihah

TVRINews, Kabupaten Sumbawa

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sumbawa Besar sukses melaksanakan panen raya jagung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ai Maja dengan luas mencapai lebih dari 15 hektare. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.

Jagung merupakan salah satu komoditas strategis selain beras yang berperan besar dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan. Di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), komoditas ini tetap menjadi andalan produksi pertanian tahunan, termasuk yang dikembangkan melalui inisiatif di lingkungan lapas.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB, Anak Agung Gede Krisna, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari 13 program akselerasi yang sesuai dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di dalam lapas, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Krisna pada Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan panen raya ini dilakukan bersama para warga binaan dengan mengoptimalkan lahan SAE Ai Maja yang memiliki potensi hasil produksi mencapai 100 ton jagung. Dalam proses pengelolaannya, petugas dan warga binaan mengembangkan jagung hibrida jenis ADV Jago yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta daya tahan yang kuat terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Program ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi fisik, tetapi juga memberikan manfaat pembinaan yang mendalam bagi para warga binaan. Melalui aktivitas pertanian ini, mereka dibekali dengan keterampilan teknis di bidang agrikultur sekaligus nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.

Keberhasilan panen raya ini menjadi bukti partisipasi aktif warga binaan dalam program pembinaan kemandirian yang produktif serta berkelanjutan. Diharapkan, keterampilan yang telah diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi mereka saat kembali ke tengah masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sektor pangan di daerah.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Scroll Medsos Sambil Rebahan, Ini Kata Ahli Soal Tren Bed Rotting
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Keluar Zona Nyaman Main Film Action, Derby Romero: Capek Banget Tapi Puas
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ziarah ke Makam Nabi dan Mengunjungi Taman Surga Raudhah
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Fakta-Fakta Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara di Kasus Peredaran Narkoba di Rutan
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Untuk Keempat Kalinya Elkan Baggott Tak Masuk Skuad Ipswich Town, Suporter Timnas Indonesia Beri Dukungan Moril
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.