Tiga Kasus Suspek Campak Dirujuk ke Rumah Sakit, Puskesmas Lakukan Penanganan Intensif

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Azam Afnan

TVRINews, Jambi

Kasus penyakit campak kini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, menyusul ditemukannya sejumlah kasus suspek di wilayah Kecamatan Sekernan. Dari sembilan kasus yang terindikasi campak di Puskesmas Sekernan Ilir, tiga orang anak harus dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis yang lebih mendalam.

Tenaga kesehatan di Kabupaten Muaro Jambi bergerak cepat dalam melakukan langkah penanggulangan serta antisipasi, seiring dengan adanya imbauan dari pemerintah daerah untuk menekan angka penyebaran penyakit menular tersebut. Salah satu temuan kasus yang menonjol berada di wilayah kerja Puskesmas Sekernan Ilir.

Kepala Puskesmas Sekernan Ilir, Liliana Dewi, mengungkapkan bahwa terdapat sembilan anak yang terdeteksi mengalami gejala klinis mirip campak. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya telah dinyatakan sebagai suspek dan segera dirujuk ke rumah sakit.

“Terdapat sembilan anak yang terdeteksi kasus campak, dan tiga di antaranya merupakan suspek yang telah dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kepala Puskesmas Sekernan Ilir, Liliana Dewi Jumat 24 April 2026.

Ia menambahkan bahwa enam kasus lainnya saat ini masih dalam pantauan sembari menunggu hasil pemeriksaan sampel yang telah dikirimkan oleh pihak puskesmas. Gejala yang dialami para pasien tersebut meliputi munculnya ruam merah pada kulit dan tenggorokan, demam tinggi, hingga gejala muntah.

“Pasien yang terindikasi campak mengalami gejala seperti ruam merah, demam, dan muntah, serta saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” tegas Kepala Puskesmas Sekernan Ilir, Liliana Dewi.

Selain mendapatkan penanganan medis secara intensif, pasien yang terindikasi maupun yang nantinya dinyatakan positif campak disarankan untuk melakukan isolasi mandiri. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya penularan yang lebih luas di lingkungan masyarakat.

Masyarakat pun diimbau untuk proaktif melapor kepada petugas kesehatan apabila menemukan gejala serupa pada anak maupun anggota keluarga lainnya, agar tindakan medis dapat segera dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stok Plastik Nasional Aman, Wamen Faisol Minta Industri Jaga Harga
• 7 jam laludisway.id
thumb
Dishub Surabaya Sebut 700 Lebih Petugas Parkir Aktivasi Sistem Parkir Digital
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Restrukturisasi Grup, SFAN Divestasi Kepemilikan Anak Usaha
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Aturan Pajak Baru Dikhawatirkan Hambat Percepatan Kendaraan Listrik Nasional
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bareskrim Musnahkan Barang Bukti Sabu-Ekstasi Rp 149 Miliar
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.