Mahasiswa Jatim Serukan Kewaspadaan Nasional, Ingatkan Bahaya Pengaruh Asing yang Menyusup

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Wilayah Jawa Timur (Jatim) menggelar aksi di depan Mapolda Jatim dan Kejaksaan Tinggi Jatim, Kota Surabaya, pada Jumat 24 April 2026.

Mereka menyuarakan tentang pentingnya membangun kewaspadaan nasional di tengah meningkatnya potensi pengaruh asing yang masuk melalui berbagai jalur nonformal, termasuk melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Koordinator aksi, Figo, mengatakan bahwa ancaman terhadap kedaulatan tidak selalu hadir dalam bentuk terbuka. Ancaman tersebut dapat bekerja secara halus melalui pembentukan opini, arah gerakan sosial, hingga wacana publik.

Menurutnya, masyarakat harus kritis dan jangan lengah menyikapi dinamika tersebu. Apalagi, ketika arus pendanaan lintas negara semakin terbuka dan sulit diawasi secara langsung.

“Kewaspadaan nasional hari ini bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga kesadaran publik. Pengaruh asing bisa masuk tanpa terasa, membentuk cara pandang, bahkan memicu polarisasi jika tidak diantisipasi sejak dini," tuturnya dalam orasinya.

BACA JUGA:Diskusi di UINSA Ungkap Risiko Dana Asing, Mahasiswa Diminta Waspada

Figo melanjutkan, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengingatkan publik dan negara agar tidak terlambat menyadari potensi ancaman tersebut, yang berkembang secara senyap di ruang-ruang sipil.

"Negara juga jangan diam atas potensi ancaman ini. Kesadaran publik tidak akan berdampak apa-apa tanpa adanya mitigasi dan tindakan dari pemerintah dan aparat penegak hukum," jelasnya. 

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat keamanan. Di akhir kegiatan, massa menyerahkan pernyataan sikap yang berisi ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kewaspadaan kolektif serta mendorong negara hadir lebih aktif dalam memastikan setiap pengaruh dari luar tetap sejalan dengan kepentingan nasional dan tidak merusak persatuan.

Dalam aksi tersebut, ISMEI Jatim membawa sejumlah tuntutan, di antaranya:

1. ‎Mendesak Polri dan Kejaksaan mengusut tuntas dugaan aliran dana asing ke NGO yang dianggap meresahkan.

2. ‎Meminta pemerintah memperketat regulasi terkait transparansi pendanaan lembaga swadaya masyarakat.

‎3. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi intervensi asing.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dapat Restu OJK, Muhammad Awaluddin Resmi Jadi Dirut Jasa Raharja
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perlawanan Sipil di Iran Meningkat, Para Negosiator Dilaporkan Diculik; Trump dan Pihak Lain Berupaya Menyusun Rencana Terpadu
• 11 jam laluerabaru.net
thumb
KPK dalami peran Forum SATHU saat periksa Khalid Basalamah
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
15 Warga Tewas di Puncak Papua, Korban Selamat Sebut Ditembak "Tentara Berseragam”
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Gempa Hari Ini Magnitudo M5,1 Guncang Maluku Barat Daya
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.