Dana Institusi Dorong Pergerakan Harga Bitcoin

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan moneter global belum mereda dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah situasi ini, pasar kripto justru menunjukkan ketahanan yang ditopang oleh arus dana institusional.

Harga Bitcoin kembali menguat mendekati 79.500 dolar AS pada Rabu (22/4), setelah sempat terkoreksi ke kisaran 74.000 dolar AS di awal pekan (20/4). Penguatan dipicu arus masuk dana institusional yang tetap solid, tercermin dari akumulasi pada produk spot Bitcoin ETF sekitar 250,22 juta dolar AS sepanjang pekan dengan total mencapai 57,95 miliar dolar AS.

Baca Juga
  • Asosiasi Blockchain Indonesia Gelar Bulan Literasi Kripto 2026 di Tiga Kota

Kenaikan terjadi saat ketegangan meningkat setelah Iran menolak melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat. Situasi ini menegaskan pergerakan Bitcoin tidak hanya dipengaruhi sentimen risiko global, tetapi juga kekuatan permintaan jangka panjang.

Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, penguatan Bitcoin mencerminkan perubahan struktur pasar yang semakin didorong investor institusional. Menurut dia, pergerakan Bitcoin saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, tetapi juga oleh permintaan yang semakin konsisten dari investor institusional, yang terlihat dari arus masuk melalui produk spot ETF.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Di tengah ketidakpastian global, kondisi ini justru dimanfaatkan oleh sebagian investor sebagai momentum akumulasi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menopang harga, meskipun volatilitas jangka pendek tetap perlu diantisipasi,” kata Antony, Jumat (24/4/2026).

Selain itu, dinamika kebijakan moneter Federel Reserve (The Fed) turut memengaruhi pasar. Ketidakpastian arah suku bunga di tengah inflasi yang belum stabil membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati terhadap aset berisiko, termasuk kripto, dalam jangka pendek.

Di sisi lain, aktivitas pasar derivatif juga mendorong harga melalui fenomena short squeeze. Banyak posisi jual yang terpaksa ditutup saat harga naik, sehingga meningkatkan permintaan dalam waktu singkat dan mempercepat penguatan harga.

Antony menilai, kombinasi faktor geopolitik, makroekonomi, dan teknikal membuat struktur pasar kripto semakin kompleks. “Bagi kami di Indodax melihat kondisi ini sebagai bagian dari dinamika pasar yang perlu disikapi secara bijak. Sehingga, kami mengimbau agar setiap keputusan investasi tetap didasarkan pada pemahaman yang matang serta pengelolaan risiko yang terukur,” kata Antony.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inggris-RI Luncurkan Kemitraan di Bidang Pertahanan Maritim
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
BMKG: Indonesia Potensi Hujan Lebat–Sangat Lebat 24-30 April, Ini Sebaran Wilayahnya
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Mantan Juara Dunia Yakin Veda Ega Pratama Mampu Bersaing di Moto3 Spanyol, Cek Jadwal Balapan!
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Berhasil Temukan Celah Keamanan Milik NASA, Bocah SMP di Subang Ini Dapet Apresiasi dan Hadiah dari Dedi Mulyadi
• 42 menit lalugrid.id
thumb
Penuh Haru, Maia Estianty Sampaikan Pesan Mendalam untuk El Rumi: Muliakan Syifa Sepenuh Hati
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.