Rano Karno Setujui Penambahan 5.000 Anggota Satpol PP DKI, tapi…

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyetujui rencana penambahan 5.000 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.

“Kalau Satpol PP minta 5.000, mungkin saja,” ucap Rano saat ditemui di wilayah Kebon Kosong, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

Ia menilai, penambahan personel Satpol PP perlu dilakukan karena jumlahnya saat ini masih kurang sehingga beban kerjanya menjadi cukup berat dan berdampak pada kondisi kesehatan.

Baca juga: Warga Tangerang Ngaku Diintimidasi Debt Collector, Moladin Buka Suara

Seperti diketahui, sebanyak 35 anggota Satpol PP meninggal dunia dalam kurun waktu setahun terakhir.

Namun, Rano menyebut penambahan personel tersebut tidak akan langsung sekaligus.

“Tapi akan bertahap,” lanjut dia.

Menurut Rano, penambahan personel merupakan kebutuhan yang wajar mengingat besarnya beban tugas Satpol PP sebagai pelaksana penegakan peraturan daerah.

Ia juga menyoroti keterbatasan fasilitas yang dimiliki instansi tersebut, termasuk belum adanya markas komando (mako) yang memadai.

“Hanya ada mako kecil di daerah Kebon Sirih. Tuntutan yang wajar sebetulnya. Satpol PP ini kan pelaksana undang-undang dalam penertiban,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan jumlah personel dan armada yang besar, Satpol PP membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.

Ia bahkan menyebut kondisi tanpa mako utama sebagai hal yang tidak ideal bagi institusi sebesar Satpol PP.

Baca juga: Polusi dan Kekeringan Mengintai Jakarta Saat El Nino, BPBD DKI Siapkan Mitigasi

“Kalau polisi tidak punya Polda kan aneh. Sama, kalau Satpol PP tidak punya mako, itu juga aneh,” ucapnya.

Selain itu, ia menyinggung tingginya beban kerja anggota Satpol PP yang berdampak pada kondisi kesehatan.

Rano menyebut, 35 anggota yang dilaporkan meninggal dunia akibat risiko pekerjaan yang berat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Itulah yang membuat yang meninggal 35 orang itu bukan dalam waktu sesaat ya, ada rentang waktunya. Itu risiko tugas,” ucap Rano.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mulai Ada Pengecekan, Calhaj Diimbau Selalu Bawa Kartu Nusuk
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jakarta Pertamina Enduro Comeback Manis di GOR Amongrogo
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Road to Pagelaran Sabang Merauke 2026, Cinta Laura hingga Raisa Jadi Juri
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Tanpa Ampun! Iran Hukum Gantung Warganya yang Jadi Mata-mata Mossad
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
BMKG: 5 Wilayah RI Siaga Hujan Lebat dan sangat Lebat Jumat 24 April, Ini Lokasi Terdampak
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.