Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Belanda menegaskan komitmen memperkuat kerja sama di sektor pengelolaan air yang telah berlangsung selama 25 tahun. Hal tersebut disampaikan dalam resepsi perayaan King’s Day yang digelar Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Perayaan ini merupakan bagian dari peringatan hari lahir Raja Willem-Alexander yang diperingati setiap 27 April di Belanda. Pada resepsi tahun ini, tema air diangkat untuk menandai 25 tahun kemitraan bilateral Indonesia dan Belanda di sektor pengelolaan air.
Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen mengatakan bahwa perayaan King’s Day merupakan simbol persahabatan yang telah lama terjalin antara kedua negara.
“Bagi Belanda, King’s Day adalah perayaan persahabatan. Persahabatan antara Belanda dan Indonesia telah berkembang dari waktu ke waktu menjadi kemitraan yang berorientasi ke masa depan, yang didasarkan pada kesetaraan dan kepentingan bersama,” ujar Gerritsen.
Ia menambahkan bahwa kerja sama kedua negara tidak hanya terbatas pada sektor air, tetapi juga meluas ke berbagai bidang lain seperti pendidikan tinggi, kesehatan, produksi pangan, hingga olahraga dan konsultasi politik.
“Indonesia dapat mengandalkan Belanda sebagai mitra yang stabil dan dapat diprediksi. Kami berdiri bersama Indonesia ketika negara ini mengambil tanggung jawab dan memainkan perannya untuk menjadikan dunia tempat yang lebih aman,” katanya.
Baca Juga
- Pesan Ratu Belanda kepada UMKM Akar Rumput di Solo soal Modal dan Pembiayaan
- Belanda Bakal Kembalikan Koleksi Fosil Era Kolonial ke Indonesia
Gerritsen juga menyinggung sejumlah perkembangan terbaru dalam hubungan kedua negara, termasuk kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Den Haag tahun lalu serta kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia sebagai Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Inklusi Keuangan.
Selain itu, kerja sama kedua negara juga mencakup pemulangan koleksi Dubois yang berkaitan dengan temuan fosil manusia purba “Java Man” yang memiliki nilai penting bagi penelitian asal-usul manusia.
Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen di perayaan King's Day 2026./Bisnis-Nirmala Aninda
Mewakili pemerintah Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono hadir sebagai tamu kehormatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Belanda serta menegaskan pentingnya kerja sama kedua negara, khususnya dalam bidang infrastruktur dan pengelolaan air.
Menurut Agus, Belanda dikenal sebagai salah satu negara paling maju di dunia dalam pengelolaan air dan pembangunan infrastruktur terkait. Keahlian tersebut dinilai sangat relevan bagi Indonesia yang merupakan negara maritim dan kepulauan terbesar di dunia.
Ia menjelaskan Indonesia menghadapi berbagai tantangan terkait air, mulai dari kekeringan saat musim kemarau panjang hingga banjir akibat cuaca ekstrem. Selain itu, fenomena penurunan muka tanah (land subsidence) dan kenaikan permukaan laut juga menjadi tantangan serius yang perlu diantisipasi.
“Infrastruktur adalah salah satu solusi yang harus kita kerjakan bersama-sama. Oleh karena itu, kami mengundang pemerintah Belanda beserta seluruh elemennya untuk bersinergi membangun agar Indonesia terus aman dari berbagai risiko yang tidak kita harapkan,” ujar Agus.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari teknologi, inovasi, investasi hingga pertukaran pengalaman dalam pembangunan infrastruktur air.
Perayaan King’s Day di Jakarta turut dihadiri perwakilan pemerintah Indonesia, negara-negara sahabat, organisasi regional, masyarakat sipil, media, serta warga negara Belanda yang tinggal di Indonesia.
Di Belanda, perayaan resmi King’s Day tahun ini akan digelar pada 27 April 2026 di kota Dokkum, Provinsi Friesland, yang dipilih sebagai tuan rumah perayaan nasional.





