Penulis: Nurmeli
TVRINews, Kendari
Pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026 yang akan digelar di Kendari pada Mei mendatang dinilai menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Kendari untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus mempromosikan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke pasar internasional.
Ajang berskala Asia Pasifik ini rencananya akan dihadiri 87 delegasi dari dalam dan luar negeri. Kehadiran tamu internasional tersebut dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar yang lebih luas.
Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM akan melibatkan pelaku UMKM lokal dalam Expo UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menyiapkan produk yang akan ditampilkan.
“Produk yang dipersiapkan meliputi kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang menjadi identitas ekonomi lokal Kota Kendari,” ujarnya.
Saat ini terdapat sekitar 600 UMKM binaan di bawah dinas tersebut. Dari jumlah itu, akan dilakukan proses kurasi untuk memilih produk-produk terbaik yang layak dipromosikan dalam expo.
Syarifuddin berharap partisipasi UMKM dalam forum internasional ini dapat membuka akses pasar baru sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Melalui momentum UCLG ASPAC 2026, Pemerintah Kota Kendari optimistis promosi produk unggulan daerah akan semakin luas, mendorong terbentuknya jejaring pemasaran baru, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM.
Editor: Redaktur TVRINews





