Napi "Masuk" Dapur MBG Tangerang, Ini Seleksi Ketat yang Harus Dilewati

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Sejumlah narapidana (napi) warga binaan Lapas Kelas 1 Tangerang dilibatkan dalam operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan, Kota Tangerang, Banten.

Keterlibatan warga binaan tersebut dipastikan telah melalui proses seleksi ketat, mulai dari tes psikologi hingga pemeriksaan kesehatan.

Head Chef SPPG Babakan, Chef Kuming, menegaskan bahwa tenaga kerja dari warga binaan tidak dipilih secara sembarangan, melainkan melalui tahapan penyaringan berlapis.

“Mereka (warga binaan) ini tuh bukan orang-orang sembarangan, dalam artian mereka sudah dites dari psikolog, dari kesehatannya, dan segala macam secara ketat,” kata Kuming, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, seluruh warga binaan yang bertugas dipastikan berada dalam kondisi sehat secara fisik maupun mental.

Baca juga: BGN Klaim Banyak Hoaks soal MBG di Medsos, Tidak Sesuai Fakta di Lapangan

Mereka hanya ditempatkan pada pekerjaan tertentu yang tidak berisiko, seperti mencuci dan membersihkan ompreng.

Namun, para warga binaan tidak dilibatkan dalam proses memasak maupun menyiapkan makanan, serta tidak diperkenankan memegang benda tajam.

“Jadi, mereka insya Allah datang ke sini tidak membawa penyakit bawaan, dan tidak dalam kondisi bisa dibilang gangguan kejiwaannya, gangguan mentalnya,” tegasnya.

Menurut Chef Kuming, minat warga binaan untuk bekerja di dapur SPPG cukup tinggi. Namun, tidak semua dapat langsung diterima karena harus melalui seleksi tambahan dari pihak lapas.

“Banyak dari pihak pembinaan lapas itu yang pengen kerja di sini. Tapi disortir lagi oleh lapas itu sendiri, dari attitude-nya, dari kelayakan dia, mentalnya, dan segala macam, mereka bisa masuk secara ketat,” ujarnya.

Baca juga: BGN Fasilitasi Akses Validasi Data MBG, Publik Bisa Cek Langsung, Ini Linknya

Selain aspek kesehatan dan mental, faktor keamanan juga menjadi perhatian utama. Pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas lapas selama aktivitas berlangsung.

“Pihak sipir empat (sampai) lima orang masih tetap standby di sini. Jagain di pintu depan, di pintu belakang, sama di jendela. Jadi insya Allah aman,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menambahkan, kolaborasi antara SPPG Babakan dan Lapas Kelas 1 Tangerang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

Dengan demikian, program MBG tidak hanya memberikan manfaat gizi, tetapi juga membuka ruang rehabilitasi dan pembinaan sosial bagi warga binaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Budaya Kerja Inklusif-Adaptif, BKI Pacu Pemberdayaan Perempuan di Lingkungan BUMN
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenhaj Amankan 13 WNI yang Coba Lakukan Haji Ilegal dari Bandara Soetta dan Kualanamu
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Menkeu Purbaya Respons Rupiah Melemah Sempat Sentuh Rp17.300 per Dolar AS
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Subsidi BBM Naik, Purbaya Jamin Kompensasi ke Pertamina-PLN Lancar
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Svarna Kartini Ingatkan Perempuan Tak Terhalang Keterbatasan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.