Rusun di Lahan KAI Tanah Abang Ditargetkan Bisa Tampung 4.000 Orang

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Rencana pembangunan di lahan tersebut akan mencakup sekitar 1.000 unit rusun.

Rusun di Lahan KAI Tanah Abang Ditargetkan Bisa Tampung 4.000 Orang. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menargetkan pembangunan rumah susun (rusun) di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di kawasan Tanah Abang mampu menampung hingga 4.000 orang.

Menteri yang akrab disapa Ara itu menjelaskan, rencana pembangunan di lahan tersebut akan mencakup sekitar 1.000 unit rusun. Dengan asumsi setiap unit terdiri dari dua kamar dan dapat dihuni empat orang.

Baca Juga:
800 Unit Rusun Buat Warga Bantaran Rel Senen dan Tanah Abang Segera Dibangun

"Kalau itu seribu (unit) rumah susun. Kalau dua kamar ya, satu kamar dua orang, ya kurang lebih ada 4 ribu orang yang bisa tertampung di situ," kata Ara usai mengecek progres renovasi rumah dan UMKM di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Lebih lanjut, Ara menegaskan pemanfaatan aset negara untuk pembangunan rusun sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tanah negara digunakan untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga:
Maruarar Kebut Bangun Rusun Subsidi di Kawasan Industri, Sasar Pekerja Pabrik

Dia menuturkan, kebutuhan hunian di Jakarta masih sangat tinggi, sehingga optimalisasi aset negara menjadi langkah strategis untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat.

Baca Juga:
Pemerintah Akan Bangun 141.000 Rusun Subsidi

"Seperti arahan Presiden Prabowo bagaimana Tanah Air itu digunakan untuk kepentingan rakyat kita. Jadi menurut saya kebijakan itu harus berguna bagi masyarakat. Begitu banyak di Jakarta ini rakyat, Jakarta yang membutuhkan perumahan. Ini ada aset negara," kata dia.

Ara pun meminta dukungan masyarakat terhadap program tersebut selama dinilai memberikan manfaat. Dirinya mempersilakan publik untuk menyampaikan kritik apabila kebijakan yang diambil tidak tepat.

"Apakah itu tidak bagus? Menurut teman-teman bagus nggak sih? Ya, kalau benar dan bagus tolong didukung. Kalau tidak ya kritik saja saya,” kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Kabel Meledak-Dolar AS Perkasa, Ini Efeknya ke Harga Elektronik
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN, Gandeng 529 Fasilitas Kesehatan di Sultra 
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Guru SMAN 1 Tangerang Nilai Program MBG Tingkatkan Energi dan Fokus Belajar Siswa
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Dilema Pengusaha Daging Sapi: Ongkos Impor Naik, Harga Jual Ditahan
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Trump Keluarkan Perintah Keras: Kendalikan Selat Hormuz, Siapa Pun Menebar Ranjau Akan Ditenggelamkan
• 3 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.