Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan kembali skema subsidi untuk motor listrik. Besaran insentif yang dipertimbangkan berada di kisaran Rp5 juta per unit.
Program subsidi ini sebelumnya pernah digulirkan pada 2023 dan berakhir pada Desember 2024. Kini, pemerintah berencana melanjutkannya dengan pendekatan bertahap.
“Tahun ini (subsidi motor listrik). Ya enggak semuanya, bertahaplah. Subsidi mungkin Rp5 juta per motor atau lebih,” kata Purbaya di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, tahap awal program akan difokuskan pada motor listrik baru dengan target sekitar 6 juta unit. Namun, pelaksanaannya tidak akan dilakukan sekaligus.
“Kalau saya sih, saya mengusulkan, kita kasih yang baru dulu, yang pertama itu 6 juta penjual motor kan. Kita akan, tapi nggak semua sekaligus,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa rencana ini masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian. Ia mengaku sudah berdiskusi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto hingga Presiden Prabowo.
Baca Juga: Bikin Supercar Listrik Berteknologi AI, Produsen Penyedot Debu Tiongkok Gandeng Kampus Top AS
“Sudah dibicarakan. Nanti berapa jumlah motor yang disubsidi masih dipertimbangkan, dan kita ingin tunjukkan seperti apa,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembahasan lanjutan dengan Menteri Perindustrian akan dilakukan dalam waktu dekat sebelum keputusan final diambil dan dilaporkan kembali kepada Presiden.
“Tapi yang jelas saya masih diskusi dulu dengan Menteri Perindustrian, Menko, dan kami laporkan lagi ke Presiden sesuai dengan petunjuk pada waktu itu,” pungkasnya.





