Shenzhen: PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau JIEP melakukan promosi peluang investasi strategis kepada para pelaku usaha Tiongkok. Upaya ini dilakukan dalam agenda JIEP business matching forum yang diselenggarakan di Shenzhen, Tiongkok.
Pada saat sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan business matching forum ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengundang para pelaku usaha di Shenzhen untuk menjadi bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global yang kompetitif dan berkelanjutan.
“Investasi di JIEP bukan hanya tentang keuntungan bisnis, tetapi juga tentang berkontribusi dalam pembangunan masa depan perkotaan yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan,” ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 25 April 2026.
Kehadiran Pramono merupakan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong kemudahan investasi, menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Kawasan Industri Pulogadung sebagai destinasi investasi strategis di Jakarta.
Baca Juga :
Realisasi Investasi Rp498 Triliun Jadi Bukti Hilirisasi Berjalan(Ilustrasi kawasan industri Pulogadung PT JIEP. Foto: Dok istimewa) Diikuti 50 pengusaha Tiongkok Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 pengusaha Tiongkok dari berbagai sektor antara lain teknologi, pengelolaan kawasan industri modern, manufaktur, konstruksi, dan sektor terkait lainnya. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam rangkaian agenda, termasuk sesi diskusi panel yang menjadi wadah interaktif para calon investor.
Dalam sesi diskusi panel tersebut, sejumlah pengusaha Tiongkok menyampaikan ketertarikan untuk berinvestasi di Jakarta, khususnya di Kawasan Industri Pulogadung. Mereka menggali lebih lanjut peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara konkret dalam waktu dekat.
Direktur Utama PT JIEP Satrio Witjaksono menyampaikan, forum ini menjadi momentum strategis dalam memperluas jejaring kemitraan global dan mempercepat realisasi investasi di kawasan. JIEP tidak hanya menawarkan kawasan industri, tetapi sebuah ekosistem terintegrasi.
“PT JIEP tengah bertransformasi menjadi kawasan industri modern berbasis teknologi, berkelanjutan, dan terkoneksi dengan sistem transportasi publik. Kami mengundang para investor untuk bersama-sama membangun masa depan industri dan urban Jakarta,” ujar Satrio.
Selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta dan Anggota Holding BUMN Danareksa, JIEP saat ini tengah mengembangkan Remasterplan 25 tahun yang mencakup transformasi kawasan seluas 433 hektar menjadi Integrated Hi-Tech Industrial and Innovation District.
Peluang investasi yang ditawarkan meliputi pengembangan Transit Oriented Development (TOD), pembangunan Modern Smart Warehouse, serta pengembangan kawasan mixed-use yang terintegrasi dengan infrastruktur digital dan transportasi publik.
“Melalui business matching forum ini, diharapkan terjalin kemitraan strategis antara PT JIEP dan para investor Tiongkok, yang tidak hanya menghasilkan kerja sama bisnis yang konkret, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, transfer teknologi, serta pengembangan kawasan industri modern yang berkelanjutan di Jakarta,” kata dia.



