Donald Trump Kirim Utusan ke Pakistan, Gedung Putih: Kami Ingin Mendengar Iran

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Seorang polisi berjaga di barikade yang dipasang untuk mengantisipasi perundingan potensial antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, Jumat (24/4/2026). (Sumber: M.A. Sheikh/Associated Press)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan mengirimkan utusan ke Pakistan di sela kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Jumat (24/4/2026). Kunjungan ini disebut menumbuhkan harapan untuk perundingan kedua AS-Iran di tengah gencatan senjata.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut Trumpp mengirimkan Utusan Khusus Steve Witkoff serta menantunya, Jarred Kushner, ke Islamabad. Leavitt menyebut kedua utusan Trump tersebut akan menemui Abbas Aragahchi.

Leavitt berharap kunjungan ke Pakistan dapat memajukan proses perundingan hingga kedua pihak mencapai kesepakatan. Namun, belum diketahui apakah pihak Abbas Araghchi bersedia menemui utusan AS di Islamabad.

Baca Juga: PM Spanyol Santai Tanggapi Isu AS Ingin Tendang Negaranya dari NATO karena Tak Dukung Perang Iran

Sebelumnya, dua utusan Trump dan Aragahchi pernah bertemu untuk membahas program nuklir Iran di Jenewa, Swiss, pada 27 Februari lalu. Namun, perundingan tidak mencapai kesepakatan hingga keesokan harinya AS-Israel memulai perang di Iran.

"Kami melihat sejumlah progres dari pihak Iran selama beberapa hari lalu," kata Karoline Leavitt dikutip Associated Press.

Akan tetapi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei membantah potensi pertemuan dengan AS. Baghaei menegaskan Menlu Iran tidak berencana menemui delegasi AS selama kunjungan ke Islamabad.

Baghaei menyatakan, pembahasan tentang potensi perundingan akan dilakukan secara tidak langsung. Menurutnya, Abbas Aragahchi hanya akan berbicara dengan perwakilan Pakistan, alih-alih menemui utusan Donald Trump.

"Menlu Araghchi akan menemui pejabat tinggi Pakistan sesuai upaya mediasi dan niat baik mereka untuk mengakhiri perang agresi yang diluncurkan Amerika dan menegakkan kembali perdamaian di kawasan kami," kata Baghaei dikutip PressTV.

Pakistan sendiri dilaporkan mengupayakan agar delegasi Iran dan AS bersedia kembali berunding di Islamabad. Sebelumnya, perundingan babak kedua antara AS-Iran gagal dilakukan setelah gencatan senjata.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • perundingan as iran
  • donald trump
  • trump kirim utusan
  • perang as iran
  • iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Dibocorkan Ahmad Dhani, Sebut Bakal Ada Penyanyi Internasional
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Bupati Majalengka Apresiasi Program Sekolah Rakyat dari Gus Ipul, Buka Akses Pendidikan untuk Warga Miskin
• 7 jam laludisway.id
thumb
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Tak Habis Pikir Harga Tiket Pesawat Mahal: Mengancam Pariwisata di Indonesia Timur
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Zodiak yang Suka Menghindari Konflik dan Drama
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ulah China Bikin Satu Dunia Waswas, Ramai-ramai Bersatu Melawan
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.