Kemenkes Gandeng Noor Dubai, 500 Operasi Katarak Gratis

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Kapuas

Kementerian Kesehatan memperkuat kolaborasi internasional dengan Noor Dubai Foundation untuk memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas medis. Melalui dukungan hibah sebesar 294.222 dirham, sebanyak 500 warga di berbagai daerah memperoleh layanan operasi katarak secara cuma-cuma.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yang telah dimulai sejak 2025. Menurutnya, kerja sama tersebut ke depan akan diperkuat menjadi payung hukum yang lebih komprehensif guna mendukung berbagai program kesehatan mata lainnya.

Selain itu, pemerintah juga berencana memperluas jangkauan layanan melalui pemanfaatan teknologi konsultasi medis jarak jauh. Langkah ini diharapkan memungkinkan masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan akses pemeriksaan dari dokter spesialis secara cepat dan terhubung dengan rumah sakit rujukan.

“Melalui operasi ini, kita berharap para pasien dapat kembali melihat dengan jelas. Ini adalah harapan sederhana agar masyarakat bisa merasakan kembali kualitas hidup yang lebih baik,”kata Dante dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 April 2026.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan layanan kesehatan mata, mengingat data nasional menunjukkan sekitar 48 persen dari 21 juta warga yang telah menjalani skrining kesehatan, dan sekitar 6 persen di antaranya mengalami gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pelaksanaan operasi dilakukan dengan prosedur ketat demi menjamin keselamatan pasien. Tahap awal dilakukan melalui skrining oleh tenaga kesehatan bersama kader di lapangan untuk menjaring warga dengan keluhan penglihatan. Selanjutnya, tim dokter spesialis dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengecekan gula darah dan pengukuran bola mata guna menentukan jenis lensa tanam yang sesuai.

Kabupaten Kapuas dipilih sebagai salah satu lokasi utama karena tantangan geografis serta keterbatasan akses terhadap layanan dokter spesialis. Kegiatan bakti sosial ini dipusatkan di Vision Center Kapuas yang telah beroperasi sejak Juli 2023.

Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau 200 pasien di Kalimantan Tengah, serta masing-masing 150 pasien di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Upaya ini menjadi bagian dari target pemerintah dalam meningkatkan kualitas penglihatan masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rock N Ride Vol. 8 Celebes Menggilas Aspal Makassar
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Bersahabat dengan Sirkuit Jerez, Veda Ega Siap Tampil Percaya Diri di Moto3 Spanyol 2026
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Milos Raickovic Ingatkan Persebaya Tetap Fokus Usai Kalahkan Malut United
• 44 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Program Bantuan Jepang Bidik Impor 1,2 M Barel Minyak, Setara Kebutuhan Asia
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Tolak Tarif Selat Malaka, Menlu Singgung Isi Konvensi PBB
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.