HARIAN FAJAR, BANDUNG – Hasil imbang tanpa gol yang diraih Persib Bandung saat menjamu Arema FC memicu gelombang kritik pedas dari Bobotoh. Sorotan paling tajam tertuju kepada sang kapten Marc Klok. Mantan pemain PSM Makassar tampil di bawah standar. Makanya Bobotoh menyindirnya untuk belajar crossing.
Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026), Persib sebenarnya tampil dominan dan menciptakan banyak peluang. Namun, buruknya penyelesaian akhir serta distribusi bola dari lini tengah membuat Maung Bandung harus puas dengan skor 0-0.
Tambahan satu poin ini membuat posisi Persib di puncak klasemen Super League kian terancam. Ini seiring tekanan dari rival seperti Borneo FC yang terus mendekat.
Di media sosial, Bobotoh ramai-ramai meluapkan kekecewaan mereka. Salah satu sorotan utama tertuju pada performa Marc Klok, khususnya umpan silang yang dinilai sering tidak akurat.
“lobakeun mah latihan crossing lain post ig umak @marcklok,” tulis akun @wesleybenj.br.
Kritik lain juga menyasar aspek taktik tim, termasuk kebutuhan akan pemain sayap yang lebih tajam dalam membantu serangan.
“Sib ini saran saya sebagai bobotoh, musim depan amh cari striker sayap yg bisa banget bantu menyerang… masalah menyerang serahkan ke pemain lain,” tulis @pratamaindra_15.
Selain itu, minimnya variasi serangan juga menjadi perhatian.
“Shot jarak jauh nya kurang sih, di laga laga kedepan nya harus banyakin shot jarak jauh,” komentar @urbanlegend882.
Bahkan, keputusan pelatih juga ikut disorot, termasuk pergantian pemain yang dianggap kurang tepat.
“BOJAN LEBIH BERANI NGELUARIN HAYE DIBANDING KLOK PADAHAL DARI BABAK PERTAMA UDAH BUNTU BANGET TUH SI KLOK,” tulis @vikrann4.
Beberapa Bobotoh juga menilai absennya gelandang kreatif sangat terasa dalam pertandingan tersebut.
“Tidak ada gelandang penyuplai bola itu pengaruh sekali buat striker Persib…,” ujar @ikky_kyy93.
Nada kritik semakin keras ketika ada yang secara langsung menyinggung performa Klok dari waktu ke waktu.
“Klok kapan kamu belajar crossing. Dari jaman Robert Alberts kamu selalu jelek crossing nya. Ayo lahh klok,” tulis @pb_gasskuy.
Aremania Bersuka Cita
Di sisi lain, hasil ini justru disambut positif oleh Aremania, pendukung Arema FC. Bermain di kandang lawan dan mampu mencuri satu poin dianggap sebagai hasil yang memuaskan.
Penampilan solid lini belakang Arema, terutama sang kiper Lucas Frigeri, menjadi sorotan utama.
“Hari ini Lucas Frigeri adalah king yang sebenarnya,” tulis @shaniamellana_p.
“101 menit bertahan mode Atletico Madrid,” tambah @affad87.
Bahkan, ada yang menyebut hasil ini terasa seperti kemenangan.
“Joz Jiz Imbang rasa menang, cuma Arema yg bisa nahan imbang Persib di kandang,” ujar @junaediafan.
Kontrasnya reaksi kedua kubu suporter ini mencerminkan betapa krusialnya hasil pertandingan tersebut. Bagi Persib, hasil imbang ini menjadi alarm serius dalam perburuan gelar, sementara bagi Arema, satu poin di Bandung menjadi bukti solidnya pertahanan tim di bawah tekanan.





