Pantau - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyetujui penambahan jumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta karena dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal, Sabtu.
"Bayangkan, pemadam kebakaran saja butuh 11.000 personel. Kalau Satpol PP minta 5.000, mungkin saja, tapi akan bertahap," ujar Rano.
Ia menilai penambahan personel penting mengingat tingginya beban kerja anggota di lapangan yang juga berdampak pada kondisi kesehatan, termasuk adanya 35 anggota yang meninggal dalam setahun terakhir.
Kebutuhan Ideal dan Kondisi LapanganKepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan sebelumnya mengungkapkan kebutuhan ideal personel mencapai 18 hingga 20 orang di setiap kelurahan.
Namun saat ini, jumlah personel di tiap kelurahan hanya berkisar tujuh hingga 10 orang sehingga belum memenuhi standar operasional.
“Namun, kondisi saat ini masih jauh dari standar ideal tersebut,” ungkap Satriadi.
Dengan sistem kerja tiga sif selama 24 jam, keterbatasan personel membuat jumlah petugas di tiap sif sangat minim.
Usulan Penambahan Hingga 10.000 PersonelSaat ini, total anggota Satpol PP DKI Jakarta mencapai sekitar 5.000 orang, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 10.000 personel.
Satpol PP DKI telah mengusulkan penambahan anggota dengan usia lebih muda guna meningkatkan efektivitas kerja dan mengurangi beban tugas di lapangan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempertimbangkan penambahan tersebut secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran.




