Kawasan Candi Prambanan akan Dipasang Kereta Gantung, Pemkab Sleman Siapkan Rp200 Miliar

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kabupaten Sleman bersiap menyambut wajah baru pariwisata, pasalnya kawasan Prambanan bakal segera memiliki destinasi unik berupa wisata kereta gantung bertajuk Prambanan Heritage Skyline. Proyek bernilai sekitar Rp200 miliar ini digadang-gadang menjadi ikon wisata udara pertama di Indonesia yang menggabungkan panorama alam dan kekayaan cagar budaya.

Pemerintah Kabupaten Sleman pun mulai mematangkan realisasi proyek tersebut. Setelah mengantongi persetujuan prinsip dari Pemda DIY, tahapan awal pembangunan mulai berjalan, termasuk penyelesaian lahan dan pemenuhan berbagai perizinan teknis.

Baca Juga
  • Sidang Vonis Eks Bupati Sleman Dalam Kasus Korupsi Dana Pariwisata Ditunda, Dijadwalkan Ulang 27 Apr
  • Dua Temuan BPK dalam LPH Keuangan DIY, Stok Beras Susut & Dana Bantuan Mahasiswa tak Semua Terserap
  • Daycare Little Aresha di Yogya Siksa Anak yang Dititipkan, Foto Bayi Diikat Viral
Kepala DPMPTSP Sleman, Triana Wahyuningsih, menuturkan bahwa pembangunan wisata kereta gantung merupakan bentuk investasi penting bagi Kabupaten Sleman. Menurutnya, lokasi yang dipilih sangat strategis, terutama karena wilayah Sleman bagian timur masih membutuhkan dorongan pengembangan untuk meningkatkan potensi pariwisata dan ekonomi daerah.

"Biar nanti ada destinasi wisata yang lebih beragam," ucapnya Kamis (23/4/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;} Triana menjelaskan, pihak investor proyek wisata kereta gantung telah mengantongi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk tiga klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI). Saat ini, proses yang masih berjalan adalah penyelesaian lahan sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan.

Dia menilai, kawasan Prambanan memiliki posisi yang sangat strategis. Selain masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), wilayah ini juga didukung akses infrastruktur, termasuk keberadaan pintu tol Prambanan yang berpotensi menjadi simpul (hub) wisata penghubung DIY dan Jawa Tengah.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penguatan Promosi dan Pusat Kopi Terpadu Didorong, Bengkulu Targetkan Tembus Pasar Global
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Lirik Lagu Aku Bukan Dia - Keisya Levronka, Ditulis Oleh sang Kekasih Paul Aro
• 12 jam lalugrid.id
thumb
DPR: Tarik Pajak di Selat Malaka Bakal Timbulkan Konflik Baru
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Kepri, Mesuji, dan Sungai Penuh Menang Kategori Penurunan Kemiskinan dan Stunting
• 3 jam laludetik.com
thumb
Lagi, Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon, RI Desak PBB Bertindak
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.