Makassar (ANTARA) - Kodam XIV/Hasanuddin bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyepakati kerja sama pembangunan rumah layak huni (RLH) dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama Sekda Pemprov Sulsel Jufri Rahman di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Sabtu.
Pangdam mengatakan kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh aspek militer semata, tetapi juga faktor lain yang lebih luas.
“Kalau kita berbicara tentang pertahanan suatu negara, ada tiga hal penting, yaitu besarnya belanja pertahanan, dengan siapa kita menjalin hubungan, dan profesionalisme. Namun Indonesia memiliki kekuatan yang lebih besar, yaitu kemanunggalan TNI serta semangat persatuan dan kesatuan dalam sistem pertahanan rakyat semesta,” ujarnya.
Baca juga: Maruarar: 80 persen anggaran PKP untuk bedah 400.000 RTLH
Ia menambahkan, kerja sama tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI bersama pemerintah daerah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang layak.
Program ini, lanjut Pangdam, akan difokuskan pada perbaikan rumah tidak layak huni serta pembangunan rumah baru bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami membutuhkan program yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Ini sangat sejalan dengan tugas TNI untuk membantu kesulitan rakyat di sekitarnya,” ujarnya.
Selain program perumahan, Kodam XIV/Hasanuddin juga tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur berupa jembatan perintis di berbagai wilayah. Hingga tahap pertama, sebanyak 16 jembatan telah dibangun dan pada tahap berikutnya direncanakan sekitar 337 jembatan tambahan.
Baca juga: Pemerintah targetkan bedah 15.000 RTLH di perbatasan rampung September
“Kami siap melaksanakan program prioritas ini demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu Jurfri berharap agar kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah di Sulsel dan pelaksanaan di lapangan dapat berjalan optimal.
"Kerja sama ini akan memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Mendagri-Menteri PKP targetkan renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama Sekda Pemprov Sulsel Jufri Rahman di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Sabtu.
Pangdam mengatakan kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh aspek militer semata, tetapi juga faktor lain yang lebih luas.
“Kalau kita berbicara tentang pertahanan suatu negara, ada tiga hal penting, yaitu besarnya belanja pertahanan, dengan siapa kita menjalin hubungan, dan profesionalisme. Namun Indonesia memiliki kekuatan yang lebih besar, yaitu kemanunggalan TNI serta semangat persatuan dan kesatuan dalam sistem pertahanan rakyat semesta,” ujarnya.
Baca juga: Maruarar: 80 persen anggaran PKP untuk bedah 400.000 RTLH
Ia menambahkan, kerja sama tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI bersama pemerintah daerah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang layak.
Program ini, lanjut Pangdam, akan difokuskan pada perbaikan rumah tidak layak huni serta pembangunan rumah baru bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami membutuhkan program yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Ini sangat sejalan dengan tugas TNI untuk membantu kesulitan rakyat di sekitarnya,” ujarnya.
Selain program perumahan, Kodam XIV/Hasanuddin juga tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur berupa jembatan perintis di berbagai wilayah. Hingga tahap pertama, sebanyak 16 jembatan telah dibangun dan pada tahap berikutnya direncanakan sekitar 337 jembatan tambahan.
Baca juga: Pemerintah targetkan bedah 15.000 RTLH di perbatasan rampung September
“Kami siap melaksanakan program prioritas ini demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu Jurfri berharap agar kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah di Sulsel dan pelaksanaan di lapangan dapat berjalan optimal.
"Kerja sama ini akan memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Mendagri-Menteri PKP targetkan renovasi 1.000 RTLH di Sitaro





