Pengakuan Orang Tua yang Titipkan Anaknya di Daycare Little Aresha: Tidur Tanpa Bantal dan Kasur, Anak Demam tapi Enggak Bilang ke Kami

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Khoirunisa, salah satu orang tua yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha Yogyakarta, tak menyangka dugaan kekerasan dialami anaknya. 

Perasaannya campur aduk saat mendatangi Mapolresta Yogyakarta pada Sabtu (25/4/2026) untuk melapor dan mengawal perkembangan kasus dugaan kekerasan yang menimpa anaknya. 

Khoirunisa merasa terpukul usai menitipkan anaknya yang masih berusia 1,5 tahun di daycare yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta itu. 

Mulanya dia mempercayakan di Daycare Little Aresha hingga rela merogoh kocek Rp1,5 lebih untuk menitipkan anaknya.

"Saya bayar SPP Rp1,1 juta. Biaya pendaftaran Rp250 ribu dan lainnya Rp500 ribu. Itu dititip mulai pukul 06.00-17.00 WIB," katanya dikutip Minggu (26/4/2026). 

Khoirunisa pun mengatakan ada kondisi-kondisi anaknya yang tak biasa usai dititipkan di Daycare Little Aresha.

Pertama, kebiasaan anaknya yang kini tidak mau tidur di kasur.

"Saya kaget. Anak saya terlihat pas penggerebekan kondisi tangannya dia diikat di sini (pergelangan tangan) dan dibedong cuma pakai pampers. Lalu ditidurin tanpa dikasih bantal atau kasur," ungkapnya. 

Dari situ dia menyadari kebiasaan anaknya tidur hanya beralaskan playmate di daycare. 

"Tadi malam pun dia tidur enggak mau di kasur. Maunya di lantai tanpa bantal," sambungnya. 

Kedua, anaknya jadi sering sakit-sakitan hingga mengalami penurunan berat badan. 

Khoirunisa mengatakan hingga saat ini anaknya masih batuk dan pilek. Bahkan, anaknya sampai muntah-muntah. 

"Dia sekarang pilek belum sembuh. Terus sama batuk. Padahal biasanya enggak pernah. Sakit batuk baru di daycare sama pas Februari kemarin karena tumbuh gigi. Tapi ini sampai muntah-muntah terus," kata Khoirunisa. 

Berat badan anaknya pun turun dari 9 kilogram menjadi 8 kilogram. 

Ketiga, anaknya sakit tapi dia tidak diberitahu oleh pihak daycare. 

"Pernah juga dia demam sampai 38,7 atau 39 derajat Celcius tapi enggak dibilang ke kami. Itu belum sebulan dititipkan di sana," terangnya. 

Keempat, dia melihat ada cakaran di tangan anaknya. Namun, sambung dia, pihak daycare hanya menjawab luka tersebut diduga karena penyakit cacar air. 

Terpisah, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia membenarkan adanya aksi penggerebekan di daycare tersebut. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Pelaku Penembakan Gala Trump: Insinyur hingga Pengembang Game
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Gelar Patroli, Polisi Gagalkan Tawuran di Jaktim, Celurit Dua Meter Turut Disita
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Bantah Amankan Oknum TNI saat Bentrokan Mahasiswa UMI dengan Ojol
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Bansos Kemensos PKH & BPNT Triwulan II 2026 Cair, Perhatikan 8 Poin Penting Ini
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Siswa di Bantul Tewas Dikeroyok, Polisi Didorong Petakan Kelompok Berisiko
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.