Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Sopir Angkot Dibakar di Tanah Abang

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi telah memeriksa empat orang saksi terkait kasus pembakaran sopir angkutan kota (angkot) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026). Hingga kini, pelaku berinisial P (38) masih dalam pengejaran petugas.

"(Saksi yang diperiksa) empat orang," ucap Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo ketika dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (26/4/2026).

Dhimas belum merinci identitas empat saksi yang telah dimintai keterangan tersebut. Selain memeriksa saksi, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi juga telah mencari pelaku ke beberapa lokasi, termasuk kediamannya, namun belum menemukan keberadaannya.

Baca juga: Bakar Rekan Sesama Sopir Angkot di Tanah Abang, Pelaku Masih Buron

"Masih dalam proses pencarian petugas," sambung Dhimas.

Pelaku P (38) diketahui membakar rekannya sesama sopir angkot, S (52), di Jalan KH Masmansyur, tepatnya di depan Kantor Kecamatan, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang.

Peristiwa bermula ketika pelaku menyerobot antrean korban yang sedang mengetem untuk mengangkut penumpang. Korban kemudian menegur pelaku agar mengantre terlebih dahulu.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, pelaku tidak terima dan sempat meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, P kembali dan menyiramkan bensin ke tubuh korban, lalu menyalakan korek api.

Akibatnya, korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh, yakni punggung, bokong, dan tangan kiri. Sementara angkot yang dikemudikan korban hangus terbakar dan mengalami kerusakan parah.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terpilih Jadi Presiden, Meninggal Sebelum Dilantik
• 21 jam laludetik.com
thumb
Rano Karno dorong Jakarta jadi kota kreatif global
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Seskab Cek Huntara Warga Bantaran Rel Senen, Pastikan Pembangunan Cepat
• 23 jam laludetik.com
thumb
Pakta Militer Dunia Islam Menguat, Iran Menang Tanpa Menyerang
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Oknum Polisi Tersangka Tabrak Lari di Manado Dipatsus, Terancam 6 Tahun Penjara
• 20 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.