Wali Kota Jogja Hasto Bakal Tertibkan Daycare Tak Berizin Buntut Penelantaran Anak di Aresha

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JOGJA, DISWAY.ID - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, bakal melakukan sweeping dan menindak tegas bagi jasa penitipan anak atau Daycare yang tak berizin di Jogja. 

Hal ini dilakukan merespons kejadian penelantaran puluhan anak yang dititip di Little Aresha Daycare Yogyakarta. 

BACA JUGA:Siapa Pemilik Daycare Little Aresha Jogja? Ini Struktur Organisasi Yayasan

Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kota Yogyakarta akan menindak tegas tiap Daycare yang menyalahi aturan

Mantan Kepala BKKBN itu mengatakan, Pemkot Jogja serius mengatensi kasus ini dan segera melakukan sweeping ke daycare-daycare yang beroperasi di Kota Yogyakarta.

Mengingat, daycare Little Aresha yang digerebek Polisi pada Jumat (24/4/2026) lalu tidak mengantongi izin.

 

“Ya kami akan sweeping semua tempat-tempat yang menyelenggarakan penitipan anak di Yogyakarta karena seperti yang terjadi kemarin kan tidak ada izin, hanya ada yayasannya tidak ada izin sebagai TPA (Tempat Penitipan Anak), izin sebagai PAUD atau TK tidak ada,” kata Hasto, Minggu, 26 April 2026. 

BACA JUGA:Penganiayaan Daycare Little Aresha Yogyakarta Dibongkar Eks Karyawan, Ijazah Ditahan hingga Lapor ke Polisi

Hasto berjanji pihaknya tak akan main mata apabila menemukan Daycare atau penitipan anak yang tak mengantongi izin. Pemkot akan langsung menutup Daycare itu dan tidak diperbolehkan beroperasi.

“Pasti ditutup kegiatan menyangkut kegiatan publik apalagi menarik uang masyarakat,” ujar Hasto.

Temui Korban

Sebagai langkah psikologis, Hasto juga berencana menemui keluarga korban Daycare Little Aresha. Menirut Hasto, pertemuan dengan keluarga korban merupakan bentuk kehadiran pemerintah, sehingga dalam waktu dekat ini pihaknya segera melakukan penelusuran alamat-alamat korban.

“Sekarang baru cari alamatnya kan data dirahasiakan kami akan kerjasama dengan kepolisian identifikasi satu-satu,” ucap dia.

Ia menambahkan, Pemkot Yogyakarta telah menyampaikan undangan terbuka bagi korban daycare Little Aresha, namun Hasto pesimis undangan terbuka dapat dihadiri oleh ratusan korban.

“Kami sudah undang untuk besok pagi, tapi tidak yakin karena kan undangan tidak ada alamatnya, bersifat umum terbuka bahwa mohon bisa hadir besok. Saya yakin tidak sebanyak yang ada harus pro aktif dan door to door,” kata dia.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Altio Lengato FMN Merespons
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
PPIH siapkan 6.000 bus yang aman dan nyaman untuk layani jamaah haji
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Anggota KKB DPO Penembakan Sipil Ditangkap di Timika, Didor saat Kabur ke Hutan
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Aksi Penolakan Warga Terjadi di Casbar Surabaya, Manajemen Sebut Sudah Penuhi Aturan
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.