REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan sebanyak 25 calon haji asal Kota Mataram yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Lombok menggunakan kursi roda.
"Dari sebanyak 393 calon haji dalam kloter 5, ada 25 orang menggunakan kursi roda dan membutuhkan pendampingan ekstra dari petugas," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Kota Mataram Khairul Hadi usai kegiatan pelepasan 393 calon haji, Ahad (26/4/2026).
Baca Juga
Media Ibrani Bongkar Runtuhnya Doktrin Militer Israel Akibat Perang Iran dan Badai Al-Aqsa
Jangan Sampai Ditangkap Askar, Jamaah Haji Perhatikan Larangan Berikut Selama di Masjid Nabawi
Analis: Ini yang Menjadikan Kekalahan AS Hadapi Iran Mirip dengan Perang Melawan Vietnam
Untuk pendampingan jamaah yang menggunakan kursi roda dan lanjut usia (lansia), kata dia, petugas telah disiagakan baik di Embarkasi Lombok maupun di Makkah dan Madinah untuk membantu mereka.
"Petugas sudah menyiapkan fasilitas pendukung, seperti kursi roda untuk 25 calon haji yang membutuhkan," katanya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut dia, dari 393 calon haji kloter 5 Embarkasi Lombok yang dilepas hari ini, terdapat 74 calon haji masuk kategori lansia dengan usia 65 tahun ke atas dan 313 calon haji non-lansia.
Dengan kondisi kesehatan, tercatat 94 orang masuk kategori risiko tinggi (risti) berat, 56 orang risti sedang, dan 101 orang dengan risti ringan.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)