Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen terus berjalan. Saat ini, pembangunan Seksi 1 Yogykarta-SS Banyurejo telah mencapai 89,80 persen dan Seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen sudah mencapai 96,02 persen.
Dikutip dari Instagram resmi @pupr_bpjt, capaian tersebut merupakan data yang tercatat per 21 Maret 2026. Pembangunan tol tersebut dibagi ke dalam enam seksi utama yang menghubungkan wilayah Yogyakarta hingga Bawen, Jawa Tengah, dengan total panjang 75,12 km.
Seksi 1 menghubungkan Yogyakarta hingga SS Banyurejo sepanjang 8,80 km. Dilanjutkan Seksi 2 dari Banyurejo ke Borobudur sepanjang 15,20 km. Lalu, terdapat Seksi 3 yang membentang dari Borobudur ke Magelang sepanjang 8,10 km.
Kemudian, Seksi 4 dari Magelang ke Temanggung sepanjang 16,65 km. Selanjutnya, Seksi 5 menghubungkan Temanggung ke Ambarawa dengan panjang 21,39 km, menjadi salah satu seksi terpanjang dalam proyek tersebut. Terakhir, Seksi 6 dari Ambarawa hingga Bawen sepanjang 4,98 km.
Progres pembebasan lahan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen menunjukkan perkembangan yang bervariasi untuk setiap ruas. Capaian tertinggi yakni Seksi 2 dengan progres 92,42 persen, diikuti Seksi 3 sebesar 81,34 persen.
Sementara itu, Seksi 4 telah mencapai 68,22 persen dan Seksi 5 masih berada pada progres 26,61 persen. Dari sisi kapasitas, tol tersebut dirancang dengan dua lajur untuk tiap arah pada tahap awal yang nantinya dapat ditingkatkan menjadi tiga lajur untuk tahap akhir. Kecepatan rencana yang ditetapkan hingga 80 kilometer per jam.
Tol yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) itu ditarget dapat menjadi upaya pertumbuhan ekonomi karena menghubungkan kawasan wisata strategis di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dua destinasi ikonik di antaranya adalah wisata sejarah Ambarawa dan Candi Borobudur.




