Sultan Oman Haitham bin Tariq Al Said bertemu Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di Muscat untuk membahas upaya menghentikan konflik di kawasan, Minggu (26/4).
Pertemuan ini menyoroti peran Oman sebagai mediator dalam perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran, selain Pakistan yang telah menjadi mediator negosiasi damai sebelumnya.
Menurut kantor berita Oman yang dikutip AlJazeera, kedua pihak membahas perkembangan situasi regional serta upaya mediasi untuk mengakhiri konflik.
Araghchi juga mendengarkan pandangan Sultan Oman terkait solusi politik berkelanjutan guna meredam dampak krisis bagi masyarakat kawasan.
Dalam pertemuan itu, Sultan Haitham menekankan pentingnya mengedepankan dialog dan diplomasi dalam menyelesaikan konflik.
Ia menyebut pendekatan tersebut penting untuk memperkuat fondasi perdamaian di tengah ketegangan yang terus berlangsung.
Araghchi kemudian menyampaikan apresiasi atas peran Oman dalam mendorong dialog dan stabilitas regional. Ia menilai upaya Oman sangat penting, terutama di tengah situasi kawasan yang semakin kompleks.
Sebelumnya, Araghchi meninggalkan Islamabad pada Sabtu (25/4) tanpa ada tanda terobosan dalam pembicaraan damai dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan pejabat senior lainnya terkait konflik AS-Israel dengan Iran.
Laporan media Iran Mehr menyebut Araghchi dijadwalkan tiba kembali di Islamabad pada Minggu malam sepulang dari Oman, dan kemungkinan akan melanjutkan pembahasan lebih lanjut dengan pihak Pakistan, sebelum melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia.





