Grid.ID - Majalah Bobo menghadirkan gebrakan baru dengan meluncurkan komik graphic novel “Bobo the Origin” pada Minggu, 26 April 2026 di Gramedia Jalma. Karya ini tidak hanya membawa pembaca bernostalgia, tetapi juga mengajak mengenal lebih dalam asal-usul Bobo lewat cerita yang lebih kuat, visual sinematik, dan pendekatan modern yang dirancang untuk dinikmati lintas generasi.
Peluncuran Komik Graphic Novel Bobo the Origin
Acara peluncuran komik graphic novel “Bobo the Origin” diselenggarakan secara meriah pada Minggu, 26 April 2026 di Gramedia Jalma. “Bobo the Origin” menghadirkan kisah yang selama ini belum pernah diceritakan sebelumnya—mengupas asal-usul karakter Bobo, termasuk latar belakang identitasnya yang ikonik dan kenapa Bobo berwarna biru.
Lebih dari sekadar nostalgia, proyek ini membawa pendekatan baru dalam storytelling dengan narasi yang lebih kuat, visual yang sinematik, serta eksplorasi nilai-nilai universal seperti persahabatan, keberanian, kasih sayang, dan anti-bullying sejalan dengan nilai-nilai yang diusung Bobo selama puluhan tahun hadir menemani setiap generasi.
Melalui format graphic novel, Majalah Bobo berupaya menjembatani generasi pembaca lama dengan generasi baru yang memiliki preferensi konsumsi cerita yang lebih visual dan dinamis.
Kolaborasi Kreator Ternama
Proyek ini melibatkan deretan kreator ternama, termasuk komikus internasional Ario Anindito sebagai ilustrator, yang dikenal melalui karya-karyanya di industri komik global. Dari sisi narasi, proyek ini digarap oleh Vanda Parengkuan sebagai penulis, serta David Togatorop yang juga bertindak sebagai inisiator proyek Bobo the Origin.
Kolaborasi ini menghadirkan standar baru dalam pengembangan intellectual property (IP) lokal dengan kualitas visual dan storytelling berkelas internasional. Acara ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan interaktif yang melibatkan penggemar dari berbagai generasi, termasuk pameran merchandise eksklusif dan sesi fan signingbersama para kreator. (*)
Artikel Asli




