Mengungkap Asal-usul Bobo, Mengapa Seekor Kelinci Berwarna Biru?

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Karakter Bobo telah menjadi teman lintas generasi. Kehadirannya yang sudah ada di Indonesia sejak tahun 1973 ini memberikan makna tersendiri bagi setiap pembacanya. Namun, selama ini apakah setiap pembaca sudah mengenali karakter Bobo dengan baik?

Pernahkan terbesit pertanyaan, mengapa Bobo berwarna biru sementara keluarga lainnya tidak berwarna biru? Apa sebenarnya arti nama Bobo dan apakah ada arti huruf b di kaos merah yang sering digunakan Bobo?

“Menjawab pertanyaan mengapa Bobo berwarna biru, itu ternyata memang asal-usulnya berwarna biru. Nah, kalau begitu, mengapa hanya Bobo yang biru? Jawaban itu ada di buku cerita yang akan diterbitkan ini,” ujar Pemimpin Redaksi Majalah Bobo, David Togatorop dalam acara peluncuran resmi komik graphic novel “Bobo the Origin” di Jakarta, Minggu (26/4/2026).

Baca JugaMajalah “Bobo” Melintasi Setengah Abad Perjalanan
Baca Juga52 Tahun Majalah Bobo: Lebih Aktif, Lebih Ceria, Tetap Jadi Teman Bermain dan Belajar Anak Indonesia!

Dalam karya komik tersebut, David menjadi inisiator ide dibantu oleh Vanda Parengkuan sebagai penulis cerita, Ario Anindito sebagai ilustrator, dan anggota tim lainnya. Buku komik “Bobo the Origin” sudah dapat dibeli dengan cara prapesan (preorder) mulai 26 April sampai 4 Mei 2026.

David mengatakan, ada banyak hal yang baru terungkap mengenai Bobo lewat komik “Bobo the Origin”. Selain mengenai warna biru pada Bobo, komik ini juga akan menjelaskan asal-usul lain dari Bobo, seperti huruf b pada baju Bobo serta arti dari nama Bobo atau asal-asul nama bibi Bobo yang unik yakni Bibi Tutup Pintu.

Selain mengenai warna biru pada Bobo, komik ini juga akan menjelaskan asal-usul lain dari Bobo, seperti huruf b pada baju Bobo serta arti dari nama Bobo atau asal-asul nama bibi Bobo yang unik yakni Bibi Tutup Pintu.

Fakta-fakta tersebut, menurut David, belum pernah terungkap dari cerita bergambar Bobo yang selama ini terbit dalam dua halaman di majalah Bobo sejak 1973. Fakta tersebut pun benar-benar baru dan dibuat sendiri dari cerita Bobo di Indonesia.

Sosok Bobo dalam buku komik ini dimunculkan saat usianya baru tujuh tahun. Usia tersebut lebih muda daripada Bobo yang selama ini hadir di majalah yang sudah berusia sepuluh tahun. “Jadi bisa dibilang, ini cerita sebelum Bobo yang kita kenal sekarang. Tapi ini juga bisa dianggap sebagai cerita tersendiri di sebuah universe yang berbeda,” ucapnya.

David menuturkan, cerita dalam komik ini akan menyuguhkan kisah petualangan dari Bobo dan keluarganya. Kisah petualangan dikemas dalam cerita fantasi dengan tokoh Bobo yang menjadi seekor pahlawan super.

Selain petualangan, kisah yang diceritakan juga penuh dengan nilai moral dan menghibur. Hal ini sengaja disuguhkan agar bisa dinikmati oleh lintas generasi, mulai dari usia anak-anak saat ini maupun usia dewasa yang pernah tumbuh bersama Bobo di masa anak-anaknya.

Pesan moral

David menyebutkan, pesan-pesan yang diangkat dalam komik “Bobo the Origin”, antara lain, pesan antiperundungan, peran ibu dan keluarga, dan makna kenaikan akan selalu menang di atas kejahatan. Bobi bisa ditampilkan menjadi sosok yang hebat seperti pahlawan super karena keluarga, termasuk Emak sebagai ibunya.

Baca JugaNostalgia Masa Kecil dalam Pameran "Growing Up with Bobo"
Baca JugaDongeng Klasik dan Ilustrasi Nostalgia: Perayaan 52 Tahun Bobo Lewat Edisi Koleksi Spesial

Terkait dengan pesan mengenai peran ibu dan keluarga tersebut, David mengatakan, “Kemana pun kamu pergi, siapa pun yang kamu temui, kami akan selalu pulang ke rumah. Dan di rumah, kamu akan bertemu Ibu.”

Pesan tersebut disampaikan pula oleh Vanda Parengkuan. Ia menyampaikan, komik “Bobo the Origin” memang dikemas dalam cerita petualangan seru. Namun pesan moral di baliknya menceritakan seorang anak dalam diri Bobo tetap membutuhkan orang-orang baik di sekitarnya.

Peran orang-orang baik tersebut, termasuk peran Emak, Bapak, bibi, atau tempat keluarga lainnya yang pasti akan mendukung Bobo agar bisa tumbuh dengan rasa nyaman dan percaya diri. Keluarga itu juga yang menjadi tempat untuk mengadu dan mendapatkan masukan yang baik yang akan menerima seorang anak untuk pulang dengan nyaman.

“Jadi, memang buku ini disisipkan benih baik. Dengan harapan, anak-anak juga orang dewasa yang membacakannya bisa menyampaikan benih-benih tersebut sehingga anak-anak kelak bisa tumbuh sebagai orang dewasa yang baik,” kata Vanda.

Sementara itu, Ario Anindito sebagai ilustrator berupaya untuk menyampaikan pesan moral tersebut lewat ilustrasi yang menarik bagi pembaca. Karakter Bobo yang digambarkan diciptakan berbeda dari sebelumnya, namun tetap mempertahankan ciri khas Bobo itu sendiri.

Bobo ditampilkan secara modern agar bisa diterima oleh generasi yang baru. Di lain sisi, ciri khas dari karakter Bobo tetap dipertahankan agar tetap terasa dekat bagi generasi pembaca Bobo sebelumnya.

“Jadi kita ciptakan Bobo yang masih tetap mempertahankan karakter Bobo, tapi dibuat sedikit berbeda agar saya nyaman menggambarnya dan terlihat lebih modern. Secara desain, (karakter Bobo) harus bisa diterima lebih luas,” tutur Ario.

Ia pun berharap agar pembaca komik “Bobo the Origin” bisa disukai oleh pembaca lama maupun pembaca baru. Pembaca lama diajak untuk menemukan siapa sosok Bobo yang selama ini dikenal dengan keluguan, kepolosan, dan kebaikannya. Sementara pembaca lama juga diajak untuk menikmati cerita Bobo tanpa mereka mengenal siapa itu Bobo.

“Kita menghargai semua pembaca Bobo. Untuk yang baru berkenalan dengan Bobo, komik ini menggambarkan Bobo tak hanya lewat cerita dalam dua halaman, tapi Bobo sebagai seekor petualang dengan petualangan penuh fantasi dan nilai moral yang menghibur,” kata Ario.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada! Tawaran Haji Tanpa Antre Bisa Berujung Deportasi dan Denda
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Bukan Sekadar Capek, Energi Otak Bisa Picu Stroke Lho Beauty!
• 7 jam laluherstory.co.id
thumb
BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Bantargebang Jadi TPA Penyumbang Emisi Metana Terbesar Kedua di Dunia
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kisah Anak-anak di Desa Huku Kecil Maluku Belajar dalam Temaram
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.