BRIN Terapkan Hasil Riset Padi Biosalin di Jepara

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menerapkan hasil riset varietas unggul padi Biosalin di lapangan. Penerapan ini ditandai dengan panen padi Biosalin 1 dan Biosalin 2 di Desa Bandungharjo, Kabupaten Jepara.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan panen ini menjadi bukti bahwa riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi telah dimanfaatkan oleh petani. Biosalin merupakan varietas unggul hasil kolaborasi Kementerian Pertanian dan BRIN yang kini mulai didiseminasikan di wilayah Jepara.

Baca Juga
  • Alotnya Proses Evakuasi Pria Panjat Tower 52 Meter di KBB Gegara Kehilangan Pekerjaan
  • Blokade AS Nggak Ngaruh, Iran Berhasil Ekspor 10,7 Juta Barel Minyak ke China pada April
  • Balita di Cianjur Meninggal Usai Diduga Keracunan, BGN Yakin Bukan karena MBG

“Alhamdulillah, kami telah melakukan panen untuk Biosalin 1 dan Biosalin 2. Ini adalah varietas unggul yang disediakan oleh Kementerian Pertanian bersama BRIN, dan sekarang didiseminasikan serta diterapkan di wilayah Jepara,” ujarnya, Jumat (24/4/2026)

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara yang menjadi mitra dalam pengembangan varietas ini. Menurutnya, Biosalin memiliki sejumlah keunggulan, antara lain produktivitas tinggi hingga 9 ton per hektare, tahan terhadap salinitas tinggi, serta cocok untuk lahan marginal.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Varietas ini mampu menghasilkan hingga 9 ton per hektare, tahan di lahan asin dengan salinitas tinggi, dan cocok untuk lahan marginal. Masa tanamnya sekitar 85 hingga 107 hari, sehingga relatif singkat dan lebih baik dibandingkan varietas lainnya,” jelasnya.

Arif menegaskan, pengembangan varietas unggul akan terus dilakukan untuk mendorong produksi pangan nasional, khususnya beras. Ia menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.

“Meskipun saat ini kita sudah surplus, kita tetap harus menjaga ketahanan tersebut, karena keberlangsungan bangsa sangat bergantung pada pangan dan energi. Kedua hal ini harus benar-benar kita perkuat,” katanya.

Ia berharap petani di Jepara dapat memanfaatkan Biosalin secara lebih luas. Dukungan berbagai pihak, termasuk PGN, dinilai penting untuk memperluas areal penerapan varietas ini.

Sebagai langkah awal, Arif mengatakan, pengembangan Biosalin di wilayah Pantura diprioritaskan pada lahan seluas sekitar 1.100 hektare. Ke depan, potensi ekspansi akan terus diperluas ke berbagai wilayah dengan kondisi serupa di tingkat nasional.

“Ke depan, tidak hanya di Jepara, tetapi juga di berbagai wilayah Pantura dan daerah lain dengan tingkat salinitas tinggi dapat menggunakan varietas ini,” ujarnya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada 1.700 Dapur MBG Dibekukan Diduga Curang, APPMBGI Apresiasi Langkah Tegas Pemerintah
• 10 jam laludisway.id
thumb
Seskab Bersama Menaker Bahas Penambahan Kuota Magang Nasional
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Butuh Capex hingga Modal Kerja, INCO Eksekusi Greenshoe USD250 Juta
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Soroti Potensi Pelanggaran, Pemerintah: Jangan Ada Pungutan Biaya Tambahan ke Jamaah Haji!
• 22 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.