Analis hingga elite kripto menyuarakan bahwa momentum bearish telah usai untuk kripto. Hal ini ditandai dengan kenaikan harga dari bitcoin di April 2026.
Executive Chairman Strategy, Michael Saylor, menyatakan bahwa “crypto winter” telah berakhir seiring bitcoin bertahan di US$78.000. Hal ini menandai optimisme terhadap fase baru pasar kripto.
Baca Juga: Tether Borong Bitcoin Lagi, Cadangan Tembus 97.000 BTC
"Winter’s over," kata Saylor.
Sementara Pendiri Quantum Economics, Mati Greenspan menilai kondisi pasar sebelumnya lebih tepat disebut sebagai koreksi dalam tren naik dibandingkan dengan musim dingin kripto.
"Saya tidak yakin ini bisa disebut crypto winter. Ini lebih seperti koreksi besar dalam bull market yang lebih luas," ujarnya.
Greenspan, meski berbeda pendapat soal istilah, sepakat bahwa bitcoin kemungkinan telah mencapai titik terendah.
"Ya, saya pikir sangat mungkin kita sudah melihat titik dasar," katanya.
Komentar Saylor, ditambah akumulasi bitcoin oleh perusahaannya, dinilai mencerminkan pergeseran menuju era baru yang didominasi investor institusi. Tren ini menandai perubahan besar dalam struktur pasar, dari dominasi investor ritel menuju perusahaan dan institusi besar.
Greenspan menilai adopsi institusi hanyalah awal. Ia memprediksi fase berikutnya akan didorong oleh adopsi negara.
"Pendorong besar berikutnya adalah adopsi oleh negara, dan itu kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat," ujarnya.
Ia bahkan menyebut kemungkinan bank sentral memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan, mirip dengan emas.
Menurut Greenspan, industri kripto telah melalui tiga fase utama yakni adopsi awal oleh early adopters (2013), ledakan investor ritel (2017) dan masuknya institusi (2021). Fase berikutnya diperkirakan adalah adopsi oleh negara.
Perubahan kebijakan juga dinilai mempercepat tren ini. Dari Amerika Serikat misalnya, negara tersebut disebut tengah mempertimbangkan cadangan strategis bitcoin, dengan kepemilikan sekitar 300.000 BTC.
Selain Washington, beberapa negara juga telah memiliki eksposur bitcoin, termasuk El Salvador, China dan Inggris. Dengan kombinasi adopsi institusional dan potensi adopsi negara, pasar kripto dinilai memasuki fase baru yang lebih matang dan terstruktur.
Baca Juga: Pakistan Mulai Longgarkan Aturan Soal Bitcoin Cs
Meski prospek terlihat positif, analis tetap mengingatkan bahwa volatilitas masih menjadi ciri utama pasar kripto, sehingga investor perlu tetap waspada. Pernyataan Saylor mencerminkan optimisme bahwa bitcoin bukan lagi sekadar aset spekulatif, melainkan mulai menjadi bagian dari sistem keuangan global yang lebih luas.





