Hanya 13 Bulan, Tania Jadi Lulusan Tercepat S2 UGM

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Komitmen, disiplin, serta strategi belajar yang terarah telah mengantarkan Tania Anastasya Putri meraih predikat lulusan tercepat dalam wisuda Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 23-24 April lalu. Ia berhasil menyelesaikan studi Magister Manajemen hanya dalam waktu 1 tahun 1 bulan 9 hari.
 
Padahal, rata-rata masa studi 1.388 lulusan Program Magister (S2) tercatat 2 tahun 1 bulan. Pencapaian Tania ini sangat menonjol karena ia mampu menempuh pendidikan lebih cepat dibandingkan rata-rata wisudawan periode tersebut. Hal ini menunjukkan betapa efektifnya perencanaan studi serta konsistensinya dalam menjalani setiap tahapan akademik.
 
Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MM FEB UGM) Kampus Jakarta ini mengaku memilih kuliah S2 UGM karena reputasi akademiknya yang kuat, khususnya di bidang manajemen dan bisnis. Selain lingkungan akademik yang kondusif, dukungan dosen kompeten, serta fasilitas penelitian yang memadai turut memberikan ruang optimal bagi pengembangan kapasitas akademik sekaligus perluasan jejaring profesional.

“UGM memiliki reputasi yang baik sebagai perguruan tinggi di Indonesia, terutama untuk jurusan saya,” tuturnya, dikutip dari laman UGM, Minggu, 26 April 2026.
 
Tania bercerita, keinginannya menyelesaikan studi secara cepat tidak lepas dari orientasi praktis yang dimilikinya, yaitu hasrat untuk segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh ke dalam dunia kerja. Selain itu, komitmen dan disiplin diri terhadap perencanaan waktu menjadi kunci utama menjaga ritme studinya tetap terarah.
 
“Saya ingin segera mengaplikasikan ilmu yang saya pelajari, dan saya memiliki komitmen pribadi untuk disiplin terhadap timeline yang sudah saya tetapkan,” jelasnya.
 
Ia mengaku tantangan terbesar saat kuliah adalah pengelolaan waktu. Tania harus mampu menyeimbangkan berbagai tuntutan, mulai dari proses penelitian, intensitas bimbingan, penyelesaian tugas akademik, hingga menjaga keseimbangan kehidupan pribadi. Karena itu, ia menerapkan manajemen waktu dengan menyusun jadwal rinci dan konsisten.
 
“Saya membuat jadwal yang terstruktur dan berusaha menjalankannya secara konsisten agar semua dapat berjalan seimbang,” ujarnya.
 
Adapun tesis yang disusunnya mengangkat isu aktual di sektor keuangan dengan judul Analisis Reaksi Pasar Saham Terhadap Pengumuman Pemindahan Rp200 Triliun oleh Pemerintah Indonesia Kepada Bank BUMN. Penelitian ini berfokus pada analisis reaksi pasar modal terhadap kebijakan pemerintah tersebut, khususnya dalam melihat perubahan abnormal return pada saham perbankan.
 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa saham bank BUMN mengalami abnormal return positif meskipun tidak signifikan secara statistik, sementara saham bank swasta menunjukkan abnormal return negatif yang signifikan. “Saya ingin melihat perubahan abnormal return dari kebijakan tersebut. Hasilnya, saham bank BUMN menghasilkan abnormal return positif namun tidak signifikan, sedangkan bank swasta menunjukkan abnormal return negatif yang signifikan,” paparnya.
 
Untuk memastikan kualitas penelitian tetap optimal meskipun dalam waktu relatif singkat, Tania menekankan pentingnya perencanaan sejak awal studi. Setiap tahap penelitian, mulai dari penyusunan proposal, pengembangan bab, analisis data, hingga penarikan kesimpulan, dirancang secara sistematis.
 
Selain itu, kedisiplinan dalam mengikuti bimbingan serta evaluasi mandiri secara berkala menjadi bagian penting menjaga kualitas hasil akhir. “Saya merencanakan penelitian sejak awal, mulai dari proposal hingga kesimpulan, serta disiplin mengikuti bimbingan dan melakukan evaluasi mandiri,” jelasnya.
 
Tania juga mengakui bahwa keberhasilannya menyelesaikan studi dalam waktu singkat tidak lepas dari dukungan lingkungan sekitar. Peran dosen pembimbing sangat krusial dalam memberikan arahan yang jelas dan konstruktif selama proses penelitian.
 
Di sisi lain, dukungan moral dari keluarga dan teman turut menjaga motivasi serta ketahanan diri dalam menghadapi tekanan akademik. “Pembimbing saya memberikan arahan yang jelas dan konstruktif. Selain itu, keluarga dan teman-teman juga sangat mendukung secara moral dan membantu menjaga semangat saya selama studi,” katanya.
 
Di balik pencapaian akademiknya yang gemilang, terdapat sejumlah pengorbanan yang harus dilakukan Tania, terutama mengurangi waktu bersosialisasi dan menikmati hiburan bersama rekan-rekannya. Bahkan saat penyusunan tesis, khususnya pada tahap analisis data, menjadi periode paling menuntut fokus dan intensitas kerja tinggi.

Baca Juga :

Ingin Jadi Jurnalis Olahraga? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Paling Direkomendasikan
Meski demikian, ia memaknai pengorbanan tersebut sebagai bagian integral dari proses pembelajaran dan pengalaman berharga. “Saya sempat mengurangi waktu bersosialisasi dan hiburan, bahkan saat momen seperti tahun baru, karena fokus menyusun Bab 4. Namun, saya menganggap itu sebagai bagian dari perjuangan dan pengalaman berharga,” kenangnya.
 
Selama menempuh studi di MM UGM, Tania merasakan pengalaman akademik yang positif serta lingkungan kampus yang suportif. Ia menilai atmosfer akademik yang kolaboratif turut mendukung percepatan studinya.
 
“Pengalaman saya sangat positif, baik dari sisi akademik maupun lingkungan kampus yang mendukung. Pesan saya, manfaatkan waktu studi dengan maksimal dan jangan ragu mencari peluang,” pesannya.
 
Ke depan, Tania berkeinginan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh sekaligus berkontribusi di dunia akademik dan masyarakat luas. “Saya berharap dapat menjadi bagian dari akademisi dan berkontribusi bagi masyarakat melalui ilmu yang saya miliki,” pungkasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lirik dan Makna Lagu Rohani “Bapa yang Kekal”, Tentang Kasih Tuhan yang Abadi
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Ratusan Alumni Unair Kumpul Pererat Jejaring di Ibu Kota
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Pengakuan Orang Tua yang Titipkan Anaknya di Daycare Little Aresha: Tidur Tanpa Bantal dan Kasur, Anak Demam tapi Enggak Bilang ke Kami
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran Gudang Paket di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp 10 Miliar
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Olahraga Ringan Bisa Cegah Diabetes, Ini Faktanya
• 11 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.