Wali Kota Jogja Janji Kawal Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha hingga Tuntas

rctiplus.com
12 jam lalu
Cover Berita
Wali Kota Jogja Janji Kawal Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha hingga TuntasNasional | inews | Senin, 27 April 2026 - 05:32Dengarkan Berita

YOGYAKARTA, iNews.id – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha hingga tuntas, baik dari sisi hukum maupun pemulihan psikis korban.

Hal itu ditegaskan Hasto saat melakukan pertemuan khusus dengan sejumlah orang tua anak korban Minggu (26/4/2026) petang.

Hasto mengatakan, Pemkot Yogyakarta segera menerjunkan tim ahli untuk menangani trauma para korban. Selain masalah hukum dan psikologi, juga menyoroti nasib ratusan anak lainnya yang sebelumnya menitipkan diri di Little Aresha. Pemerintah kini tengah bergerak cepat mencarikan solusi tempat penitipan anak yang aman dan terpercaya. 

"Langkah awal kami adalah mencarikan daycare yang kredibel dan terpercaya untuk bisa menampung anak-anak dari Little Aresha agar para orang tua bisa kembali bekerja dengan tenang tanpa rasa takut," kata Hasto Wardoyo.

Baca Juga:Analisis BMKG Gempa Bumi M6,2 di Yalimo Papua Pegunungan, Tidak Berpotensi Tsunami

Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Kehadiran lembaga-lembaga ini bertujuan untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi dan proses hukum terhadap 13 tersangka berjalan sesuai aturan yang berlaku. 

Para orang tua yang hadir mengungkapkan keresahan dan trauma mendalam yang dialami anak-anak mereka. Mereka mendesak pemerintah untuk memberikan bantuan hukum serta pendampingan psikologi berkelanjutan bagi para korban dan keluarga.

Salah satu perwakilan orang tua korban, Anto, menyampaikan kondisi psikologis anak-anak saat ini sangat memprihatinkan. Trauma akibat perlakuan tak manusiawi di tempat penitipan tersebut masih membekas kuat. 

"Kami meminta pendampingan psikologi untuk anak-anak dan juga kami sebagai orang tua. Kami juga berharap Pemkot memberikan bantuan hukum demi menegakkan keadilan bagi anak-anak kami," ujar Anto.

Kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan polisi pada Jumat sore lalu atas laporan orang tua yang curiga. Hasilnya, polisi menemukan fakta memilukan dan menetapkan 13 tersangka, mulai dari kepala yayasan, kepala sekolah, hingga belasan pengasuh.

#yogya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi El Nino Godzilla, Langkah Mitigasi hingga Kurikulum Kebencanaan Mesti Disiapkan
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemendagri Pastikan Kesiapan Draf RUU Pemilu Sudah Final
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Profil Hanif Faisol, dari Menteri LH Jadi Wakil Menko Pangan
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aplikasi Kawal Haji Permudah Laporan Jamaah di Tanah Suci, Gunakan Sistem Transparan Berbasis Crowdsourcing
• 20 jam lalupantau.com
thumb
ADOR Akhirnya Benarkan NewJeans Tengah Persiapkan untuk Comeback
• 1 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.