REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Social Quotient Indonesia bersama Happy Hearts Indonesia menggelar peringatan Hari Kartini 2026, dengan menyelenggarakan Leadership & Liberation in Heels di Kuningan City Ballroom, Jakarta Selatan pada Rabu (29/4/2026). Forum tersebut menempatkan perempuan sebagai pusat pembahasan di tengah perubahan sosial dan profesional yang kian dinamis.
Direktur Social Quotient, Manbir Chyle, menjelaskan pentingnya ruang percakapan yang jujur dan inklusif dalam mendorong perubahan. "Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya merayakan capaian perempuan, tetapi juga mengakui kompleksitas tantangan yang mereka hadapi," ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Senin (27/4/2026).
- Hari Kartini, Cyber University Ajak Perempuan Jadi Inovator Bisnis Digital
- Balai Budaya Condet Pentaskan Tarian Berbasis Peran Ganda Perempuan Betawi
- Kartini Masa Kini Industri Migas, Perempuan Penggerak Energi Negeri
Sebagai pemateri forum itu adalah politikus Malaysia, Nurul Izzah Anwar. Putri Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim tersebut akan berbagi perspektif tentang peran pendidikan dan pengalaman personal dalam membentuk pandangan terhadap isu perempuan. "Dari sana, dialog dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih konkret," kata Manbir.
Sementara pemateri kedua adalah Gita Sjahrir, akan menyoroti perkembangan peran perempuan di industri yang selama ini cenderung maskulin. Mengusung tema Women in Focus, in conjunction with Kartini Day 2026, acara ini menghadirkan ruang dialog lintas sektor untuk membahas kepemimpinan, pemberdayaan, serta ekspresi diri perempuan masa kini.




