Kontrak Berjangka Wall Street Bergerak Datar

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

New York: Kontrak berjangka indeks saham AS sedikit berubah pada Minggu malam, 26 April 2026, setelah penutupan rekor tertinggi pekan lalu. Ini karena lonjakan harga minyak dan pembicaraan AS-Iran yang terhenti meredam selera risiko menjelang pekan yang padat bagi Wall Street.

Dilansir dari Investing.com, Senin, 27 April 2026, kontrak berjangka S&P 500 turun tipis 0,1 persen menjadi 7.189,75 poin, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 0,1 persen menjadi 27.455,75 poin. Kontrak berjangka Dow Jones turun 0,2 persen menjadi 49.293,0 poin.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada rekor tertinggi pada hari Jumat, mengakhiri kenaikan selama empat minggu berturut-turut, didukung oleh kekuatan saham teknologi berkapitalisasi besar.

Untuk minggu ini, S&P 500 naik 0,6 persen, dan Nasdaq melonjak 1,5 persen. Dow Jones Industrial Average turun 0,4 persen selama minggu ini. Trump batalkan kunjungan utusan AS ke Pakistan Harga minyak naik dalam perdagangan Asia pada hari Senin setelah negosiasi AS-Iran terhenti selama akhir pekan, dengan minyak mentah Brent naik menjadi USD108 per barel.

Kenaikan tersebut terjadi karena Selat Hormuz sebagian besar tetap tertutup, mengganggu aliran energi global dan menimbulkan kekhawatiran tentang kendala pasokan yang berkepanjangan.

Baca Juga :

Pasar Saham Korea Selatan Disebut akan Mengungguli Indeks Pasar Ekuitas AS
 


(Ilustrasi. Foto: iStock)

Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu membatalkan kunjungan diplomatik utusan AS ke Pakistan yang bertujuan untuk memajukan negosiasi perang Iran, dengan mengatakan Teheran dapat memulai pembicaraan jika mereka menginginkannya.

Putaran pertama pembicaraan perdamaian, yang diadakan dua minggu lalu di Islamabad dan dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance dari pihak AS, telah berakhir tanpa kesepakatan. Investor menantikan laporan pendapatan minggu ini Fokus investor sekarang beralih ke minggu penting untuk laporan pendapatan perusahaan, dengan lima dari apa yang disebut "Tujuh Raksasa Teknologi yang Luar Biasa" akan melaporkan hasilnya.

Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Meta Platforms dijadwalkan akan merilis laporan keuangan pada hari Rabu, diikuti oleh Apple pada hari Kamis.

Perhatian juga akan tertuju pada keputusan kebijakan Federal Reserve pada hari Rabu, yang mungkin menandai pertemuan terakhir yang dipimpin oleh Ketua Jerome Powell sebelum Kevin Warsh diperkirakan akan mengambil alih jabatan tersebut pada bulan Mei.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1.200 Personel Polisi Dikerahkan untuk Kawal Hari Buruh di Makassar
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Profil Abdul Kadir Karding, Dilantik Prabowo Jadi Kepala Badan Karantina
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Serangan Bom di Kolombia Tewaskan 19 Orang di Jalan Raya Pan-Amerika
• 7 jam laludetik.com
thumb
Periode Jabatan Ketum Parpol Memang Harus Dibatasi demi Perbaikan Demokrasi
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Dayabumi Energi Gandeng Anvita-Etana Bangun PLTS Atap Berkapasitas 1 MWp
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.