Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Kena Sanksi!

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tidak main-main terhadap oknum yang terbukti menyelewengkan bantuan sosial (bansos). Sepanjang tahun 2025, tercatat 49 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) diberhentikan secara tidak hormat karena terbukti melakukan penyelewengan.

Selain pemecatan, Gus Ipul mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah memberikan peringatan keras kepada 500 pendamping PKH lainnya yang terindikasi melakukan pelanggaran prosedur. Ketegasan ini terus berlanjut hingga April 2026, di mana sudah ada 4 oknum pendamping PKH yang kembali dipecat.

Baca Juga :
4 Pendamping PKH yang Selewengkan Bansos Dipecat!

“Kalau tahun lalu itu sudah ada 49 yang kita berhentikan. Lalu hampir 500 yang kita beri peringatan. Nah, di 2026 ini, sampai April, baru ada 4,” ungkap Gus Ipul, Senin (27/4/2026).

Gus Ipul menekankan, bahwa Kemensos kini menggunakan sistem pengawasan berbasis teknologi dan aplikasi untuk mendeteksi penyimpangan di lapangan secara real-time. Ia mengingatkan para pendamping yang berstatus PPPK untuk menjaga sumpah jabatan dan bekerja secara profesional.

Baca Juga :
Validasi Data Penerima Bansos Libatkan RT-RW hingga Mensos Tegaskan Tak Dipotong

“Jangan main-main untuk para pendamping ini. Ikuti prosedur yang ada, harus profesional. Saya ingatkan terus para pendamping, jangan sampai bertindak sendiri. Kalau mereka main-main sendiri, ya mereka kena sendiri,” tegasnya.

Gus Ipul menyatakan, jika ditemukan bukti kuat adanya penyalahgunaan dana, Kemensos akan langsung melakukan pemecatan tanpa harus menunggu putusan tetap (inkrah) dari pengadilan. Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

“Ada yang penyalahgunaan dana, bahkan ada yang sampai ke kepolisian. Di beberapa titik ada yang sampai ke pengadilan. Jadi kalau indikasinya sudah sampai di situ, ya langsung kita berhentikan. Tidak perlu menunggu putusan pengadilan,” kata Gus Ipul.

 

Baca Juga :
Mensos Tegaskan Kabar Bansos Dikurangi Adalah Hoaks


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Imbau Bobotoh Tak Lagi Ribut di Medsos, Minta Dukung Persib Kejar Gelar Ketiga
• 15 menit lalugrid.id
thumb
Pemda DIY Berikan Pendampingan untuk Anak Korban Dugaan Kekerasan di Daycare
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
AI untuk Deteksi Kanker Serviks, Mahasiswa S3 UNM Raih Hibah Bergengsi 2026
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Apa Itu Family-Centric Travel? Tren Perjalanan Baru yang Mempererat Kekeluargaan
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Kota Mandiri Jadi Kunci Ekosistem Berkelanjutan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.