Liputan6.com, Jakarta - Kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di salah satu tempat penitipan anak (daycare) di Kota Yogyakarta turut menuai sorotan DPR.
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalamnya atas kejadian ini. Sari menegaskan, aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini secara tuntas dqn transparan.
Advertisement
Berdasarkan data sementara aparat penegak hukum, jumlah anak yang terdaftar di fasilitas tersebut mencapai 103 anak, dengan sekitar 53 di antaranya diduga mengalami kekerasan fisik maupun perlakuan tidak manusiawi.
"Usut tuntas, transparan, dan akuntabel. Kami meminta agar proses hukum berjalan secara profesional dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak," kata Sari pada wartawan, Senin (27/4/2026).
Sari meminta pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan, standar operasional, serta mekanisme pengawasan terhadap seluruh daycare di Indonesia.




