EtIndonesia. Pada Jumat (24 April), juru bicara Gedung Putih, Karolina Leavitt, mengkonfirmasi bahwa atas permintaan Iran, Presiden AS Donald Trump telah mengirim utusan khusus kembali ke Islamabad untuk mencari solusi diplomatik atas krisis Iran. Di dalam negeri, proses pencalonan ketua baru bank sentral AS, The Fed, Kevin Warsh, sedang berjalan. Sementara itu, Leavitt yang akan segera melahirkan akan memasuki cuti, dan Gedung Putih telah menyiapkan tim pengganti “kelas berat”, bahkan Presiden Trump sendiri kemungkinan akan turun langsung bila diperlukan.
Leavitt: Utusan AS Berangkat ke Pakistan, Negosiasi AS–Iran Segera Dimulai
Juru bicara Gedung Putih, Leavitt, mengatakan: “Presiden Trump telah memutuskan untuk mengirim utusan khusus Witkoff dan Kushner kembali ke Islamabad. Pihak Iran ingin berdialog, dan menginginkan pertemuan tatap muka.”
Leavitt menambahkan bahwa angkatan laut Iran telah berubah seperti bajak laut, bertindak layaknya kelompok teroris di laut. Namun Presiden Trump tetap berharap menyelesaikan masalah Iran melalui jalur diplomatik, sehingga pertemuan ini diatur atas permintaan Iran.
Leavitt juga menyebut: “Kami memang melihat adanya beberapa kemajuan dari pihak Iran dalam beberapa hari terakhir.”
Ia tidak menjelaskan secara rinci kemajuan tersebut, tetapi mengatakan bahwa akhir pekan ini Wakil Presiden J.D Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio akan tetap berada di sisi Trump dan ikut berpartisipasi dalam negosiasi secara jarak jauh.
Kasus Powell Dialihkan, Gedung Putih Dorong Senat Segera Setujui Warsh
Pada Jumat, jaksa di Washington, Jeanine Pirro, mengumumkan penghentian penyelidikan terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell.
Leavitt menjelaskan bahwa Departemen Kehakiman AS mengalihkan kasus tersebut ke kantor inspektur jenderal untuk diselidiki dengan pendekatan lain, terkait dugaan pengelolaan keuangan yang buruk di Federal Reserve.
“Proyek renovasi gedung Federal Reserve sudah berlangsung lama dan menelan biaya miliaran dolar dari uang pembayar pajak. Menyelidikinya secara menyeluruh adalah demi kepentingan terbaik para pembayar pajak,” katanya.
Pekan ini, calon ketua Federal Reserve yang diajukan Trump, Kevin Warsh, menghadapi hambatan dalam sidang Senat, dengan sebagian anggota menggunakan kasus Powell sebagai alasan penolakan.
Langkah Departemen Kehakiman AS tersebut dinilai telah menghilangkan hambatan itu, dan Leavitt mendesak Senat untuk segera mengesahkan penunjukan Warsh.
Leavitt Gelar Konferensi Pers Terakhir Sebelum Cuti Melahirkan, Gedung Putih Siapkan Pengganti
Leavitt diperkirakan akan melahirkan anak perempuan minggu depan, dan Jumat ini merupakan terakhir kalinya ia memberikan pengarahan kepada media.
“Saya bisa melahirkan kapan saja. Jadi… sampai jumpa lagi dalam waktu dekat,” ujarnya.
Selama cutinya, Gedung Putih menyiapkan tim pengganti yang terdiri dari tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Presiden Vance dan Menteri Luar Negeri Rubio, yang akan secara bergiliran memimpin konferensi pers. Bahkan, bila diperlukan, Presiden Trump juga akan menjawab langsung pertanyaan wartawan.
Pada Sabtu (25 April), dalam rangka perayaan 250 tahun Amerika Serikat, Trump akan pertama kalinya menghadiri jamuan makan malam koresponden Gedung Putih sebagai presiden. Leavitt mengatakan bahwa Trump akan menyampaikan pidato penting kepada publik dan mengimbau masyarakat untuk tidak melewatkannya.
Laporan oleh Ren Hao, koresponden NTD di Washington DC.





