Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pulih setelah mengalami koreksi tajam bertutut-turut pada pekan sebelumnya. IHSG menguat 0,64 persen atau 46,13 poin menjadi 7.175,62 pada sesi pertama perdagangan Senin, 26 April 2026.
IHSG terpantau bergerak di rentang area 7.115 hingga titik tertinggi intraday yang berhasil dicapai pada posisi 7.230. Volume transaksi harian tercatat mencapai Rp 19,99 miliar dengan jumlah perdagangan yang dilakukan para investor sebanyak 1,36 juta transaksi.
Nyariis seluruh sektor saham membukukan hasil positif. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan tipis sebesar 0,01 persen.
Sementara itu, sektor bahan baku melesat 2,37 persen, sektor konsumer siklikal meningkat 1,43 persen dan sektor teknologi melambung 1,00 persen.
- VIVA/M Ali Wafa
Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, pembentukan histogram negatif MACD masih berlanjut. Kondisi ini diiringi dengan stochastic RSI yang mengarah kebawah di pivot area.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak konsolidasi dalam rentang level 7125-7225 pada perdagangan Sesi II," demikian proyeksi Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Senin, 26 April 2026.
Lebih lanjut, riset Phintraco Sekuritas turut melaporkan emiten-emiten dengan kinerja terbaik di jajaran saham unggulan (LQ45). Berikut tiga saham top gainers di LQ45 sampai sesi I.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Saham AMMN melejit 8,50 persen atau 425 poin hingga menembus area 5.425.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI menguat 5,56 persen atau 12 poin ke posisi 228.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Saham AKRA naik 4,73 persen atau 70 poin menjadi 1.550.





