Pendapatan Melejit, tapi Laba Indointernet (EDGE) Susut di Kuartal I 2026

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Indointernet Tbk (EDGE) mencatat dinamika kinerja yang kontras pada kuartal pertama 2026. Di satu sisi, pendapatan Perseroan tumbuh signifikan, namun di sisi lain laba bersih justru mengalami penurunan tipis.

Sepanjang periode ini, EDGE membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp34,4 miliar, turun 3,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp35,8 miliar. Sejalan dengan itu, laba per saham dasar dan dilusian juga ikut melemah menjadi Rp17 dari sebelumnya Rp18.

Padahal, Perseroan sebenarnya mencatat pendapatan bersih sebesar Rp243,02 miliar, tumbuh 31,23 persen dari Rp185,17 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kontributor terbesar berasal dari segmen pusat sebesar Rp161,01 miliar, diikuti konektivitas Rp74,09 miliar, layanan cloud Rp2,41 miliar, serta layanan lainnya Rp5,5 miliar.

Namun, peningkatan pendapatan tersebut diiringi kenaikan beban yang cukup signifikan. Beban pokok pendapatan naik menjadi Rp125,82 miliar dari sebelumnya Rp95,29 miliar. Kendati demikian, laba kotor masih mampu meningkat menjadi Rp117,2 miliar dari Rp89,88 miliar pada periode sebelumnya.

Dari sisi operasional, beban penjualan tercatat Rp1,48 miliar, naik dari Rp512 juta. Beban umum dan administrasi juga meningkat menjadi Rp33,71 miliar dari Rp26,33 miliar. Sementara itu, pendapatan bunga mengalami penurunan tajam menjadi Rp356 juta dari Rp1,21 miliar.

Baca Juga: Indonet (EDGE) Kebut Ekspansi Infrastruktur Digital dan Data Center di Tengah Rencana Delisting

Baca Juga: Jelang Delisting, Indointernet (EDGE) Tetapkan Harga Tender Offer Rp11.500

Tekanan juga datang dari sisi pembiayaan. Beban pinjaman melonjak signifikan menjadi Rp43,19 miliar dibandingkan Rp23,11 miliar pada periode sebelumnya. Sebaliknya, beban bunga liabilitas turun menjadi Rp20 juta dari Rp47 juta.

Di sisi neraca, total aset EDGE per Maret 2026 tercatat Rp7,48 triliun, melonjak dari Rp5,45 triliun pada akhir tahun lalu. Liabilitas ikut meningkat menjadi Rp5,62 triliun dari Rp3,62 triliun, sementara ekuitas naik tipis menjadi Rp1,86 triliun dari Rp1,82 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJPH Tekankan Integritas Pengawasan Jelang Penerapan Wajib Halal Oktober 2026
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Ada Qodari hingga Hasan Nasbi
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Trump Diduga Jadi Sasaran Penembakan, Ini Tiga Fakta Penting Terkait Insiden Tersebut
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
PPP Digoyang Konflik Internal Lagi, DPW Desak Copot Sekjen hingga Siapkan Gugatan
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal AC Milan vs Juventus Dini Hari Nanti: Rossoneri di Ujung Tanduk, Bianconeri On Fire!
• 20 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.