JAKARTA, KOMPAS.com - Warga sekitar menyebut korban penyiraman air keras sempat berteriak meminta tolong usai diserang dua pria berboncengan di Jalan Dharma Wanita V, RW 01 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (26/4/2026) sore.
Nina (bukan nama sebenarnya), warga yang berada di lokasi saat kejadian, mengatakan korban langsung menjatuhkan sepeda motornya dan berteriak panik setelah disiram cairan yang diduga air keras.
"Dia minta tolong, 'Aduh Ibu,' katanya, 'Buka Bu, buka nih, panas nih saya,' kata gitu. Dia langsung lari aja itu. Motor langsung dilempar aja itu," ujarnya saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Penyiraman Air Keras di Cengkareng Jakbar, Cekcok Sepele Usai Main Bola Diduga Jadi Pemicu
Awalnya, Nina mengira cairan yang digunakan pelaku adalah air panas.
Namun, ia kemudian menduga cairan tersebut merupakan air keras karena korban langsung panik dan membuka bajunya.
“Aku kira air panas. Tapi ya enggak mungkin dong kalau air panas dia langsung buka baju,” ujar Nina.
Ia menambahkan, tubuh korban langsung memerah setelah terkena cairan tersebut.
Baca juga: Penyiraman Air Keras di Cengkareng Jakbar Diduga Dipicu Tuduhan Curang Saat Main Bola
Beruntung, bagian mata korban disebut tidak terkena.
“Merah doang, merah. Untung aja enggak kena matanya,” ucapnya.
Sementara itu, warga lain bernama Slamet (50) mengaku tidak melihat langsung kejadian tersebut.
Ia baru mengetahui insiden itu setelah suasana di sekitar lokasi mendadak ramai.
"Enggak lihat saya. Saya lagi di dapur, terus tiba-tiba sudah ramai saja," tuturnya saat ditemui di sekitar lokasi, Senin.
Baca juga: Pengendara Sepeda Listrik di Cengkareng Jakbar Disiram Air Keras, Polisi Selidiki
Menurut Slamet, korban dan pelaku bukan warga sekitar dan hanya melintas di Jalan Dharma Wanita V saat kejadian berlangsung.
Polisi telah menangkap dua terduga pelaku pada Senin dini hari. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan.
"Sudah diamankan pas gabungan dengan Resmob Polda. Pagi tadi sekitar pukul 02.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung saat dihubungi Kompas.com, Senin.