jpnn.com - JAKARTA - Sejumlah tokoh terlihat berdatangan ke Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4) siang.
Dua di antaranya, yakni Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat.
BACA JUGA: Dudung Mendapat Arahan Khusus dari Prabowo, Ada Apa Nih?
Keduanya tampak mengenakan jas hitam, dipadukan dengan kemeja putih, dari biru muda, dan peci hitam.
Dudung mengatakan bahwa dirinya dihubungi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Senin pagi untuk dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Bursa Reshuffle Memanas, Efriza Sebut Bahlil Terjepit Dua Loyalitas, Ragukan Nyali Prabowo
“Jam 3 pelantikan. Ya nanti lihat (dilantik) sebagai apa,” ujar Dudung.
Dia tidak mengiyakan apakah dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan dalam reshuffle kabinet kali ini.
BACA JUGA: Isu Reshuffle Menteri Prabowo Menemukan Momentum di Tengah Krisis Energi
Namun, dia mengaku memang mendapatkan arahan dari Prabowo terkait tugas KSP.
“Arahannya bahwa tugas-tugas KSP sebagaimana sebagai mengendalikan, mengawasi untuk kegiatan-kegiatan program prioritas nasional, nanti saya jelaskan lah setelah dilantik,” katanya.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu menuturkan siap menerima segala tugas dari orang nomor 1 di Indonesia.
“Saya prajurit, harus siap ya apalagi perintah presiden,” katanya.
Sementara itu, Jumhur juga mendapatkan undangan untuk dilantik oleh Prabowo Subianto. Namun, dia belum membocorkan posisi yang akan diisi olehnya.
“Belum tahu persisnya. (Kalau jadi) Menteri LHK banyak tugas dan harus tuntas kerja keras,” tutur Jumhur. (mcr4/jpnn)
Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




