REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan siap melaksanakan dengan sepenuh tenaga apapun posisi baru yang ditentukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden dikabarkan akan melakukan perombakan dan melantik anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara Jakarta, Senin (27/4/2026).
"Apapun perintah Bapak Presiden, saya rasa Bapak Presiden sudah mempertimbangkan dengan sangat baik. Tentu kami akan melaksanakan sepenuh tenaga," kata Hanif menjawab pertanyaan wartawan saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Baca Juga
Perombakan Kabinet, Dudung, Qodari Hingga Hasan Nasbi Sudah Tiba di Istana
Presiden Lantik Hasan Nasbi Jadi Penasihat Khusus Bidang Komunikasi
Kontak Tembak TNI-OPM Tewaskan 15 Warga, Bupati: Rakyat Kami tidak Tahu Apa-Apa, tetapi Mereka Mati
Terkait posisi baru yang akan dia tempati, Hanif menyampaikan masih belum tahu akan menjabat sebagai apa. "Saya tidak tahu pindah ke mana," kata Hanif ketika ditanya terkait kabar akan menempati posisi Wakil Menteri Koordinator Pangan (Wamenko Pangan).
Namun, dia menyampaikan terdapat sejumlah isu untuk penggantinya sebagai Menteri Lingkungan Hidup termasuk target untuk mengakhiri Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) open dumping, sebuah praktik menumpuk sampah secara terbuka tanpa proses lebih lanjut, di seluruh Indonesia pada 2026.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain itu, terdapat pula target untuk mencapai tingkat pengelolaan sampah 63,41 persen pada tahun ini serta mencapai 100 persen pada 2029. Tidak hanya Hanif, sejumlah tokoh juga terlihat tiba di Istana Negara menjelang acara pelantikan pada hari ini.
Para tokoh itu termasuk tokoh buruh Jumhur Hidayat, M Qodari yang saat ini menjabat Kepala Staf Kepresidenan, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, dan mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding.